Unidentified Flying Object – UFO atau benda terbang tak dikenal selalu menjadi topik hangat dari waktu ke waktu. Para ilmuwan pun berupaya mengungkap misteri UFO. Pertanyaan selalu muncul. Mungkinkah sudah ada peradaban yang berkembang pesat di alam semesta? Apakah kita tidak sendirian hidup di alam semesta ini? Sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu, di sebuah sudut yang tidak menonjol di alam semesta, ada sekelompok nebula yang mengambang tanpa tujuan, dan entah sejak kapan, kelompok nebula ini mulai bergerak mendekat dan runtuh ke dalam, dan terus berputar. Sampai suhu di pusat mencapai tingkat tertentu hingga menyebabkan hidrogen berubah secara drastis, dan sebuah bintang pun lahir tak lama kemudian. Bintang ini adalah matahari kita. Massa matahari sangat besar, sekitar 99,8% dari seluruh tata surya, dan diameternya sekitar 109 kali dari bumi, suhu permukaan matahari saja mencapai 5778 derajat.
Salam Pemirsa.
Jumpa lagi di channel Mata Ketiga.
Edisi kali ini Mata Ketiga mengajak Anda
memperbincangkan tentang Unidentified Flying Object UFO
atau benda terbang tak dikenal selalu menjadi topik hangat dari waktu ke waktu.
Para ilmuwan pun berupaya mengungkap misteri UFO.
Pertanyaan selalu muncul.
Mungkinkah sudah ada peradaban yang berkembang pesat di alam semesta?
Apakah kita tidak sendirian hidup di alam semesta ini?
Sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu,
di sebuah sudut yang tidak menonjol di alam semesta,
ada sekelompok nebula yang mengambang tanpa tujuan
dan entah sejak kapan kelompok nebula ini mulai bergerak mendekat dan runtuh ke dalam
dan terus berputar.
Sampai suhu di pusat mencapai tingkat tertentu hingga menyebabkan hidrogen berubah secara drastis
dan sebuah bintang pun lahir tak lama kemudian.
Bintang ini adalah matahari kita.
Masa matahari sangat besar,
sekitar 99,8 persen dari seluruh tata surya
dan diameternya sekitar 109 kali dari bumi.
Suhu permukaan matahari saja mencapai 5.778 derajat.
Menurut perhitungan para ahli,
suhu matahari di pusatnya kemungkinan besar mencapai 15 juta derajat.
Karena suhu matahari terlalu tinggi,
jadi kita selalu mengira matahari hanya dapat menyediakan energi yang dibutuhkan untuk kehidupan
hingga baru-baru ini seseorang menemukan gambar ini.
Dalam gambar,
tampak sebuah benda tak dikenal yang lebih besar dari bumi bergerak bolak-balik begitu dekat dengan matahari.
Karena selalu bergerak bolak-balik,
kita dapat memastikan itu bukanlah sebuah planet,
tetapi besar kemungkinan sebuah benda langit buatan manusia.
Tapi yang menakjubkan adalah ini bukan pertama kalinya astronom menemukan suatu benda langit tak dikenal mendekati matahari.
Di masa lalu,
bahkan ada yang menangkap gambar Unidentified Flying Object UFO atau benda terbang tak dikenal
yang terbang keluar dari dalam matahari dan sesuatu yang diduga pangkalan di permukaan matahari.
Mungkinkah sudah ada peradaban yang berkembang pesat di alam semesta?
Bisakah mereka mengatasi suhu panas dan hidup di bawah sinar matahari?
Yang mengherankan adalah,
mengapa mereka yang memiliki teknologi super canggih memilih untuk hidup di lingkungan yang tidak menguntungkan bagi kehidupan?
Mungkinkah ada sesuatu yang penting di matahari kita yang tidak dapat digantikan oleh bintang lain?
Pada saat para ahli sedang memeras otak,
ada yang mencermati sebuah laporan penelitian.
Dalam laporan ini,
ditemukan bahwa ternyata tata surya kita berada dalam aliran energi yang tidak diketahui.
Mungkinkah ini salah satu sebab alien sering berkunjung ke matahari?
Nah pemirsa,
mari kita bedah sejenak topik hari ini, matahari.
Unidentified Flying Object UFO atau benda terbang tak dikenal
Beberapa waktu lalu,
seorang pemburu UFO Scott C. Waring
menemukan sebuah benda tak dikenal dalam video matahari yang dirilis oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat NASA.
Pemirsa dapat melihat,
awalnya tidak tampak apapun di samping matahari,
tapi tak lama kemudian,
tampak sebuah benda asing berbentuk bola dan bergerak dua kali.
Ketika benda tersebut berpindah posisi untuk kedua kalinya,
benda itu tetap pada posisinya selama lebih dari 20 menit dan kemudian lenyap seketika.
Menurut perkiraan Scott,
ukuran benda itu beberapa kali lebih besar dari bumi.
Dalam penggalan video berikutnya terlihat lebih jelas benda misterius ini muncul seketika,
lalu bergerak jauh ke tempat jauh di detik berikutnya.
Secara perbandingan dengan ukuran matahari di sebelahnya,
hampir dapat dipastikan jarak dari gerakan benda ini setara dengan diameter matahari.
Mungkin pemirsa masih ingat,
sebelumnya disebutkan bahwa diameter matahari kira-kira sama dengan 109 kali diameter bumi
atau dengan kata lain,
kecepatan benda tersebut sangat fantastis.
Menakjubkan bukan?
Namun yang lebih mencengangkan,
ini bukan yang pertama kali terjadi.
Pada 2019 lalu,
sebuah UFO berbentuk segitiga melayang di atas matahari dalam jarak yang sangat dekat
dan terekam UFO berbentuk kupu-kupu
atau UFO berbentuk ubur-ubur.
Karena beberapa penemuan ini sehingga menarik perhatian banyak ahli UFO,
mereka berdiskusi mengapa alien harus begitu dekat dengan matahari.
Dalam video matahari yang dirilis NASA tahun 2012,
ada yang mencermati foto yang sekilas terlihat tidak ada yang aneh.
Tetapi ketika kita perhatikan di pojok kanan bawah,
kita dapat melihat secara samar-samar sepertinya ada sebuah benda bundar yang sedang menyerap energi matahari.
Karena benda itu menghalangi sebagian sinar matahari,
kita masih bisa melihatnya secara samar-samar.
Ketika selesai menyerap energi matahari,
benda bundar itu kemudian terbang menjauh dari matahari dengan kecepatan ekstrim.
Ini belum berakhir.
Empat tahun kemudian sepenggal video lain tiba-tiba menjadi viral di dunia maya.
Karena penemuan video tersebut,
hampir dapat dipastikan bahwa alien itu kemungkinan besar berada di dekat matahari
untuk mengisi energi yang dibutuhkan oleh pesawat ruang angkasanya.
Pada tahun 1964,
astrofisikawan Rusia Nikola Semenovits Kardashev
mendefinisikan tingkat peradaban kosmik dari mode penggunaan energi.
Peradaban tingkat kedua mengacu pada peradaban yang dapat menggunakan energi bintang.
Menurut Kardashev,
ketika suatu peradaban mencapai tahap tertentu,
akan menggunakan energi bintang untuk meningkatkan dan memajukan peradabannya.
Awalnya semua orang mengira
bahwa indeks dari Kardashev seharusnya bisa memecahkan misteri UFO yang mengelilingi matahari.
Tetapi tak disangka,
ada yang menemukan gambar yang menunjukkan ke satu hal,
yaitu beberapa pesawat ruang angkasa
tidak hanya mendekati matahari untuk menyerap energi,
tetapi tidak tertutup kemungkinan mereka tinggal di matahari.
Sejak 2017,
banyak ahli UFO menemukan objek tak dikenal melalui wahana Antarik Safarker Solar Probe NASA
bahwa selain objek tak dikenal yang terus-menerus mendekati matahari,
banyak objek yang terbang langsung dari dalam matahari.
Tidak hanya itu,
para ahli juga memperhatikan bintik hitam matahari yang tidak biasa.
Bintik hitam matahari adalah tempat di mana suhu permukaan matahari relatif rendah,
suhu umumnya antara 3.000 dan 4.500 derajat.
Meskipun suhunya masih sangat tinggi,
tapi masih jauh lebih rendah dari 5.778 derajat di sekitarnya.
Dan karena suhu pada bintik hitam matahari lebih rendah dari tempat lain,
jadi akan membentuk bintik hitam di permukaan matahari.
Tetapi anehnya,
bintik matahari memiliki siklus.
Siklus ini sekitar 11,2 tahun
Para ilmuwan menemukan waktu keberadaan tiba bintik matahari
ternyata jauh melebihi periode ini dan mencapai 70 tahun lamanya.
Oleh karena itu,
sebagian orang berspekulasi
mungkinkah itu adalah pangkalan yang dibangun oleh alien.
Meski pandangan ini berlebihan,
namun munculnya pemikiran ini juga ada sebabnya.
Kita tidak sendirian.
Pada 4 November 2013,
seorang astronom NASA secara resmi mengonfirmasi kepada USA Today
bahwa terdapat lebih dari 41 miliar planet terestrial di galaksi bimah sakti kita saja.
Dengan kata lain,
di antara 41 miliar planet ini,
di mana selama ada satu planet yang mengandung kehidupan seperti bumi,
maka kita tidak sendiri.
Apalagi bimah sakti kita hanya 1 dari 2 triliun galaksi di alam semesta.
Para ahli memperkirakan bahwa sudah 13,8 miliar tahun sejak Big Bang,
artinya kemungkinan besar ada kehidupan cerdas yang melampui teknologi manusia miliaran tahun di alam semesta
dan mereka sudah menguasai teknologi melintas antar bintang.
Pada tahun 2008,
para ilmuwan dari Swiss, Perancis, dan Amerika Serikat
menemukan adanya plasma coren yang tidak dapat dijelaskan di antara banyak obyek terdekat di bimah sakti
dengan menggunakan citra satelit sinar X.
Sementara itu,
Vis Ogg juga menyatakan bahwa plasma coren yang mengalir ini akan terhubung dari satu nebula ke nebula lainnya,
membentuk aliran energi yang belum diketahui.
Mungkinkah aliran energi tak dikenal yang terdiri dari plasmon ini adalah sirkuit energi dalam populasi alien?
Pada tahun 2003,
Universitas California Berkeley, setelah lima tahun penelitian jangka panjang,
menggambar peta ruang angkasa seribu tahun cahaya.
Di pusat peta ini mendeteksi adanya gas plasma dengan kepadatan tinggi dan suhu yang rendah mengalir ke seluruh peta
dan bahkan menjulur keluar dari bimah sakti kita.
Anehnya dalam laporan ini sekali lagi ditemukan bahwa matahari berada di pusat saluran ini.
Astronom dari Universitas California Berkeley, Barry Wells,
mengatakan bahwa ketika kami mulai memetakan gas di bimah sakti,
kami menemukan bahwa matahari berada dalam rongga yang dibentuk oleh gelembung.
Kemungkinan di dalamnya dipenuhi dengan plasma bersuhu tinggi karena rongga ini berbentuk seperti tabung,
maka disebut lokal bubble atau saluran lokal.
Bagian luar saluran lokal ini terdiri dari gas yang sangat padat menutupi rongga tengah.
Sementara itu, astronom lainnya Francois Griffo juga mengatakan bahwa tata surya kita tampaknya terletak di saluran tengah antar bintang
yang dapat dihubungkan ke berbagai galaksi dan merupakan jaringan antar bintang.
Pada tahun 2011, Andrew Z. Colvin juga menggambar peta antar bintang.
Perlu diperhatikan bahwa dalam peta matahari hampir berada di titik tengah.
Ini bukan karena Colvin sengaja menggambar matahari di sini.
Beberapa ilmuwan tersebut di atas membuktikan bahwa mungkin posisi matahari kita memang istimewa.
Karena kita berada di sebuah pusat transportasi penting,
sehingga banyak pesawat luar angkasa asing yang kerap terlihat datang dan pergi.
Ketika energi pesawat luar angkasa asing ini tidak mencukupi,
mereka mungkin akan mendekati matahari kita untuk mengisi energi.
Sampai di sini ulasan kami.
Jika suka dengan video ini, jangan lupa klik like, subscribe, dan share.
Jangan lupa kunjungi selalu channel Mata Ketiga untuk mengetahui informasi tentang peristiwa misterius lainnya.
Jika Anda punya usul dan pendapat, silakan tinggalkan komentar.
Terima kasih dan sampai jumpa lagi di episode berikutnya.