Sama seperti segalanya di dunia ini, keburukan juga bisa menular, oleh karena itulah, dunia ini sangat memerlukan apa yang disebut kesabaran dan ketabahan.
Hanya dengan menjadi sabar dan tabah, barulah kita bisa membantu memutus rantai keburukan, dan membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik lagi.
Keburukan bisa menular.
Ada seorang pengusaha sukses yang sedang bersiap untuk berangkat ke kantornya.
Saat membuka pintu mobilnya, ada seekor anjing liar datang dan menggigit kakinya.
Pengusaha ini kesakitan dan menjadi sangat marah.
Dia mengambil batu dan melemparkannya ke arah anjing liar tersebut.
Namun anjing itu sudah berlari sangat jauh dan batu yang dilemparkan si pengusaha luput dari sasaran.
Sepanjang perjalanan ke kantor, pengusaha ini masih terus menyimpan kemarahannya.
Saat tiba di kantor, dia melihat seorang manajer yang bajunya kurang rapi.
Jadi dia menegurnya.
Dan karena di dalam hatinya masih ada kemarahan, dia kemudian melampiaskan kemarahannya kepada si manajer.
Anda ini seorang manajer, bagaimana bisa Anda memakai pakaian yang tidak rapi seperti ini?
Apa jadinya jika ada tamu perusahaan yang datang melihat manajer di sini bahkan memakai baju rapi saja tidak bisa?
Terlebih lagi, bagaimana jika hal itu ditiru oleh semua bawahan Anda?
Anda bisa jadi penyebab kehancuran perusahaan ini.
Si manajer yang dimarahi itu merasa kesal dan marah.
Lalu kemudian dia juga memarahi supervisor yang ada di sana dan berkata,
Hei supervisor, tahukah kamu menjadi manajer itu sangat berat.
Kamu yang berbuat salah, kamu yang tidak becus bekerja, namun malah saya yang harus bertanggung jawab kepada atasan.
Kalau sampai nanti saya menemukan kamu berbuat salah lagi, saya akan memecat kamu.
Supervisor yang ikut terkena dampak kemarahan merasa bingung dan merasa tidak bersalah.
Sehingga dia juga ikut menjadi marah dan memarahi staffnya.
Demikianlah kemarahan itu terus saja menyebar dan akhirnya sampailah pada si pesuruh kantor.
Karena sudah tidak ada karyawan lain yang bisa dimarahi oleh si pesuruh kantor,
dia lalu memendam kemarahan itu.
Malam harinya ketika pulang ke rumah istrinya agak terlambat menyiapkan makan malam.
Jadi saat itu dia menjadi kesal lalu melampiaskan kemarahannya kepada istrinya dan berkata,
Tidakkah kamu tahu seharian saya keluar bukan untuk bersenang-senang.
Saya bekerja keras sampai lelah untuk cari nafkah agar kita bisa makan.
Kamu sudah di rumah seharian malah masih saja terlambat menyiapkan makan.
Istrinya yang mendengar hal ini menjadi tersinggung.
Namun tidak berani membalas suaminya yang terlihat sangat marah.
Akhirnya ia melampiaskannya pada anaknya yang sedang menonton televisi.
Aduh nak, setiap hari kerjaan kamu nonton TV aja.
Bukannya rajin belajar?
Si anak kesal kemudian pergi keluar rumah.
Diluar dia berjalan sambil memendam kemarahannya.
Dia melihat ada seekor anjing liar yang sedang berjalan.
Anak ini lalu mengambil sebuah batu dan melemparkannya ke anjing tersebut dengan penuh kemarahan.
Ternyata anjing liar itu adalah anjing liar yang sama
yang menggigit kaki si pengusaha di pagi hari.
Sama seperti segalanya di dunia ini, keburukan juga bisa menular.
Oleh karena itulah, dunia ini sangat memerlukan apa yang disebut kesabaran dan ketabahan.
Hanya dengan menjadi sabar dan tabah barulah kita bisa membantu memutus rantai keburukan
dan membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik lagi.
Terima kasih.