DPR dengan Polri sama aja, sama-sama gak becus. Ini bukan kata saya.
Lagi-lagi saya cuma mewakili 80% atau 95% suara rakyat saat ini.
Yang udah gak percaya sama yang namanya Dewan Perwakilan Rakyat dan Polri.
Yang saya kritik lagi-lagi bukan polisi ya, tapi oknum yang terlampau banyak ini.
Jadi kalau kalian tersungging ya intropeksi diri aja lah.
Gak usah balik menghakimi, gak usah cari-cari alasan, gak usah cari orang yang nyebar berita gitu.
Tapi balik lagi revisi kinerja kalian gitu loh.
Buat DPR nih, Dewan Perwakilan Rakyat, pertanyaannya adalah rakyat yang mana yang kalian wakilkan?
Dan seperti apa cara kalian mewakili rakyat?
Bisa jawab gak? Selama ini kerja kalian itu apa? Nongkrong.
Di gedung DPR sana kalian ngapain nongkrong?
Benar gak kalian menyuarakan aspirasi kami?
Benar gak kalian benar-benar kerja yang itu mewakili isi hati masyarakat umum?
Atau cari kepentingan pribadi?
Atau hanya cari kursi?
Udahlah, bisa kacau dan hancur negara ini.
Dan gak tau mau dibawa kemana.
Kalau DPR, Polri, dan petinggi-petinggi negeri ini pada sibuk mementingkan dirinya sendiri.
Udah kurang rasa malu, kurang moral, kurang integritas, kurang tanggung jawab.
Banyak melakukan kesalahan dan itu cuci tangan.
Yang disalahkan siapa? Rakyat lagi.
Ya salah kami sih, kenapa mau milih kalian gitu ya.
Ya mau ngomong apapun tetap aja salah gitu.
Karena kalau orang banyak taunya dan banyak komentar bakal kalian cari-cari kesalahannya.
Kalau kita diam juga salah.
Apa kontribusi kita sebagai masyarakat Indonesia?
Yang melihat kebobrokan ini hanya diam aja.
Salah lagi kita.
Kalau kita speak up, dibilang kita banyak bicara.
Jadi kami harus gimana pak?
Menikmati aja kebobrokan kalian gitu?
Atau pola kinerja kalian itu yang gak sesuai ekspektasi?
Itu kami diamkan aja.
Polri juga nih, yang tugasnya kalian itu adalah melayani.
Mengayomi.
Itu hanya slogan aja.
Jadi please lah buat polri.
Tegakkan keadilan itu seadil-adilnya.
Tujuan kalian jadi polri apa? Cari duit?
Kalau cari duit, dagang pak. Jangan jadi polri pak.
Biarkan posisi-posisi itu diisi sama kanak-kanak muda.
Yang itu lebih kompeten dari kalian.
Yang itu benar-benar mau menegakkan keadilan dan menciptakan perubahan di negeri ini.
Nah masalahnya kami itu, warga negara,
gak dapat akses atau gak dapat kesempatan.
Karena apa?
Karena kalian yang bermain sama orang dalem.
Atau ya lagi-lagi politik orang dalem.
Udah rasio umum kayaknya.
Jadi buat DPR, Polri, please harapan kami,
walaupun setipis tisu dibelah tiga,
gak tau deh kalian itu masih berfungsi atau enggak sih.
Jadi kalau fungsi kalian masih ada, tolong perlihatkan fungsi yang seperti apa.
Kalau guna kalian masih ada, tolong perlihatkan guna yang seperti apa.
Gak enak juga kami merasa punya wakil rakyat, punya DPR, MPR.
Tapi kami merasa gak terwakili.
Dan malah gak sesuai.
Kalian mewakili judi online dapat bansos gitu.
Apa lagi yang kalian wakili?
Yang itu di logika aja gak masuk loh.
Dan kalian bangga melakukan itu.
Kebobrokan macam apa lagi yang mau kalian ciptakan?
Udah, kalau gak bisa kerja, copot tuh seragam.
Kasih kesempatan sama orang yang lebih layak.
Apa lagi buat kepala BSSM tuh, berhenti pak.
Jangan mempermalukan diri sendiri.
Udah, kasih kesempatan sama anak-anak muda,
yang ahli IT, yang ahli komputer,
biar data kita selamat dan bisa aman daripada bapak yang pegang.
Jujur, kita udah hilang respek sama kalian semua.
Udah hilang respek.
Kalau kalian setuju, coba tulis di kolom komentar.
Ramein video ini.