Inikah yang Terakhir!? Manusia akan Menghadapi Kengerian yang Belum Pernah Ada! Sudah Siapkah Anda?

Mata Ketiga
670 pengikut
Brandon Biggs pernah menjadi pusat perhatian karena ramalannya tentang upaya pembunuhan terhadap Donald Trump yang terbukti akurat. Ia juga sebelumnya meramalkan bahwa Trump akan terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat, yang ternyata juga terbukti. Meski beberapa orang menganggap ramalannya hanya tebakan belaka, banyak pendukungnya tetap percaya pada kemampuannya.
Baru-baru ini, Brandon mengunggah kembali video lama yang pernah ia publikasikan pada 20 Maret 2024 lalu di kanal YouTube-nya. Dalam judul video asli tersebut, ia menambahkan keterangan khusus: "You need to see this again" (Anda harus melihat ini lagi).
#ramalan
#brandonbiggs
#donaldtrump
#mataketiga
Salam Pemirsa,
Brandon Beggs pernah menjadi pusat perhatian
karena ramalannya tentang upaya pembunuhan terhadap Donald Trump yang terbukti akurat.
Ia juga sebelumnya meramalkan bahwa Trump akan terpilih kembali
sebagai Presiden Amerika Serikat yang ternyata juga terbukti.
Meski beberapa orang menganggap ramalannya hanya tebakan belaka,
banyak pendukungnya tetap percaya pada kemampuannya.
Baru-baru ini,
Brandon mengunggah kembali video lama
yang pernah dipublikasikan pada 20 Maret 2024 lalu di kanal Youtubenya.
Dalam judul video asli tersebut,
ia menambahkan keterangan khusus,
You need the cities again.
Anda harus melihat ini lagi.
Dalam video itu,
Brandon berbagi tentang sebuah mimpi yang ia alami pada bulan Maret lalu.
Dalam mimpinya,
ia terbangun dari apa yang disebut sebagai mimpi dalam mimpi.
Ia mengambil ponselnya dan melihat serangkaian berita yang masuk
dengan teman-teman dan netizen yang mendesaknya
untuk segera melihat berita tersebut.
Ketika membuka berita itu,
ia melihat pemerintah Amerika Serikat sedang bersiap mengumumkan sebuah kabar penting.
Di atas podium Presiden AS saat itu,
Donald Trump,
mengenakan setelan biru cerah ke meja putih dan dasi merah khasnya.
Dari ekspresi serius Trump,
jelas bahwa berita yang akan diumumkan bukanlah kabar baik.
Trump mengatakan bahwa ada virus baru yang muncul
dengan tingkat kematian yang jauh lebih tinggi daripada COVID-19.
Dibandingkan dengan virus ini,
pandemi COVID-19 ibarat dokter anak.
Trump menyebutkan bahwa virus tersebut mulai menyebar dari Eropa,
kemungkinan dari Perancis atau Inggris.
Trump juga menyatakan
bahwa bagian utara dan timur Amerika Serikat
sudah melaporkan kasus-kasus infeksi.
Untuk mencegah penyebaran yang lebih luas,
pemerintah memutuskan untuk memperpanjang lockdown selama lebih dari 20 hari
dan semua penerbangan masuk dan keluar dari AS akan dihentikan.
Dalam mimpinya,
Brandon juga melihat berbagai media melaporkan wabah baru ini
dan masyarakat yang panik mulai memborong kebutuhan sehari-hari.
Tidak hanya tisu toilet,
tetapi semua barang kebutuhan pokok hingga makanan ringan
seperti keripik juga habis terjual.
Di tengah kekacauan ini,
Brandon merasa sangat cemas dan tidak siap untuk menghadapi semuanya.
Sebelumnya,
Tuhan telah menunjukkan kepada Brandon
bahaya besar yang akan dihadapi umat manusia melalui mimpinya.
Ia menganggap mimpi ini sangat aneh
dan berbeda dari mimpi-mimpi sebelumnya.
Ia merasa berkewajiban untuk memperingatkan orang-orang
tentang apa yang ia lihat.
Dalam mimpinya,
ia juga melihat bahwa musim semi sedang tiba
ditandai dengan daun-daun muda yang tumbuh di dahan pohon.
Ia memperkirakan wabah besar ini akan terjadi pada musim semi
dengan virus baru yang menyebar melalui udara
dan menalan banyak korban jiwa
termasuk mereka yang menderita obesitas.
Video ini telah dipublikasikan lebih dari setengah tahun lalu.
Namun,
mengapa Brandon memilih untuk mengunggah ulang video ini
menjelang akhir 2024 dengan tambahan keterangan
You need to see this again.
Apakah ia mencurigai bahwa virus baru ini
mungkin akan menyerang pada musim semi 2025?
Tentu saja, ini hanya spekulasi.
Tetapi yang jelas,
Brandon yakin bahwa mimpi ini tidak sesederhana itu.
Ia merasa mimpi ini mungkin terkait erat
dengan visi yang ia lihat setahun sebelumnya.
Wabah besar akan tiba.
Pada 8 September 2023,
Brandon mengunggah video panjang
di mana ia menceritakan tentang penglihatan ilahi dari Tuhan
kepadanya dua hari sebelumnya.
Saat itu,
Brandon sedang mengemudi menuju supermarket
ketika tiba-tiba mata ilahinya terbuka
dan ia diperlihatkan pemandangan masa depan
yang belum pernah disaksikannya.
Dalam penglihatan ilahinya,
ia melihat tempat parkir supermarket
penuh dengan tenda-tenda besar.
Di bawah tenda terdapat tandu militer berwarna putih
yang menyerupai ranjang rumah sakit.
Ia memperkirakan ada ribuan tandu seperti itu
dan semuanya dipenuhi oleh jasad yang tertutup kain putih.
Kemudian,
Brandon melihat sebuah rumah sakit
yang dipenuhi pasien hingga tidak ada satupun tempat tidur kosong.
Di seluruh kota,
tenda-tenda militer didirikan
dengan dokter militer dan perawat yang berusaha merawat pasien.
Namun mereka hanya bisa menenangkan pasien
karena semua yang terinfeksi virus baru ini pada akhirnya akan tewas.
Anehnya,
Brandon melihat pasien-pasien yang terinfeksi dikelilingi oleh kabut kuning
yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.
Kabut tersebut setinggi pinggang
dan menjadi medium penyebaran wabah ini melalui udara.
Tuhan juga telah menunjukkan kepada Brandon situasi dunia saat itu.
Dia melihat seluruh aktivitas masyarakat terhenti.
Situasinya jauh lebih buruk dibandingkan dengan tahun 2020.
Tuhan berkata kepada Brandon,
Generasi kita tidak pernah menyaksikan keadaan seperti ini
yang berbeda di luar imajinasi dan pemahaman manusia.
Keadaan seperti ini sudah beberapa ratus tahun tidak terjadi
seperti wabah Black Death di abad ke-14.
Black Death adalah wabah besar
yang melanda Eropa dari tahun 1347 hingga 1351.
Sumber wabah ini disebut-sebut berasal dari Tiongkok atau Asia Tengah.
Meskipun tidak ada angka kematian yang pasti,
jumlah korban jiwa jauh lebih banyak dibandingkan wabah atau perang manapun
yang diketahui pada waktu itu.
Diperkirakan sekitar 25 juta orang di Eropa meninggal karena Black Death.
Selanjutnya,
Brandon melihat pabrik-pabrik sepenuhnya berhenti beroperasi.
Orang-orang tidak bisa bekerja
dan mereka tidak memiliki cara untuk mendapatkan penghasilan dalam bentuk apapun.
Bahkan supermarket juga tidak beroperasi.
Uang kertas yang selama ini menjadi incaran banyak orang
menjadi tidak berguna karena tidak ada yang berani menyentuh uang yang telah terkontaminasi virus.
Gereja-gereja besar di seluruh dunia juga tutup
dan struktur keuangan global runtuh.
Kenyataannya mungkin jauh lebih buruk dan lebih parah daripada apa yang mereka katakan.
Semua orang tampak sangat panik dan tidak berdaya
karena siapapun yang terinfeksi virus ini pasti akan meninggal
dan sama sekali tidak ada obat yang dapat membantu mereka.
Brandon juga melihat situasi di kota-kota besar menjadi sangat buruk.
Selain itu, orang-orang di daerah pinggiran juga mulai meninggalkan tempat tinggal mereka.
Mereka menjauh dari keramaian dan mulai bercocok tanam sendiri
karena tidak ada yang berani mengantarkan makanan dari rumah ke rumah.
Semua orang hanya bisa mengantasi masalah pangan mereka masing-masing.
Karena pabrik berhenti beroperasi,
pemerintah hanya dapat mendistribusikan makanan dengan sumber daya yang terbatas.
Orang-orang hanya mendapatkan beberapa makanan seperti mie instan atau makanan kaleng.
Mungkin banyak orang merasa bahwa dunia saat ini sudah kacau
dengan berbagai macam bencana yang terjadi.
Namun Brandon mengatakan ini semua hanyalah permulaan.
Tuhan menunjukkan kepadanya sebuah gambaran tentang badai.
Badai itu bukan badai fisik yang sebenarnya,
tetapi terlihat di dunia spiritual.
Itu melambangkan beberapa bencana yang kita alami.
Bahkan pandemi tahun 2020 hanyalah awal dari badai ini
yang baru saja mendarat di dunia kita.
Hingga saat ini kita baru saja terkena sapuan dari ekor badai
karena badai yang lebih besar belum tiba.
Mata badai sedang menghampiri kita.
Brandon melihat angka 30 muncul di atas langit Amerika Serikat
dan angka 350 juta seluruh dunia.
Apakah ini berarti Tuhan memberitahunya
bahwa 30 juta orang di Amerika Serikat
dan 350 juta orang di seluruh dunia
akan kehilangan nyawa dalam wabah besar ini?
Jika benar, itu tentu sangat mengerikan.
Sehubungan dengan peringatan yang telah diberikan Brandon selama ini,
banyak orang pernah bertanya kepadanya
apa yang bisa kita lakukan?
Menurut Brandon, orang-orang dapat mempersiapkan
empat jenis kebutuhan dasar.
Empat kebutuhan dasar ini termasuk makanan yang sebenarnya,
uang yang sesungguhnya, energi yang sesungguhnya,
dan kebutuhan yang sebenarnya.
Apa yang dimaksud dengan makanan yang sebenarnya?
Dia menyebutkan bahwa jika listrik mati selama berminggu-minggu,
makanan di kulkas, termasuk daging, semuanya akan rusak.
Jika barang tidak dapat dikirim tepat waktu,
bagaimana cara bertahan hidup tanpa listrik
adalah sesuatu yang harus dipikirkan semua orang?
Lalu, apa yang dimaksud dengan uang sesungguhnya yang disebut Brandon?
Dia mengatakan bahwa jika listrik padam dan semua bank tutup,
itu berarti uang direkening tidak dapat digunakan.
Pada saat itu, jika kita memiliki barang-barang
yang dapat ditukar dengan barang orang lain,
itu adalah barang yang benar-benar berharga.
Dari emas, perak, hingga sekantong beras,
semuanya dapat ditukar sesuai kebutuhan.
Lantas, bagaimana dengan energi sesungguhnya?
Brandon mengatakan bahwa ketika listrik mati dan malam hari gelap gulita,
jika cuaca sangat dingin, apa yang bisa Anda lakukan?
Bukankah bisa memasang perapian yang tidak memerlukan listrik di rumah
agar tidak mati kedinginan?
Yang terakhir adalah kebutuhan manusia yang sesungguhnya.
Kita perlu memikirkan apa yang secara langsung
memengaruhi hidup dan mati seseorang.
Brandon memberi contoh,
jika kaum wanita tidak memiliki produk kebersihan dasar,
itu bisa menjadi masalah besar.
Produk kebersihan sangat penting bagi orang-orang saat demikian.
Mungkin yang lebih penting adalah sumber air bersih.
Dengan air, kita dapat menjaga kebersihan
dan menyiram tanah untuk menanam makanan.
Tentu saja,
Brandon sama sekali tidak berharap hal seperti ini terjadi.
Dia tidak mencoba menakut-nakuti semua orang.
Dia hanya mengatakan bahwa kebutuhan orang berbeda di setiap wilayah.
Jadi kita perlu memikirkan hal ini sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Meskipun pemandangan yang dilihat Brandon sangat menakutkan,
dan merasa benar-benar tidak berdaya.
Namun pemandangan berikutnya
membuatnya menyadari bahwa dunia ini tidak sepenuhnya tanpa harapan.
Orang Yang Dilindungi
Brandon melihat sekelompok orang istimewa.
Mereka adalah umat Tuhan
mengenakan pakaian putih bersih dan sepatu putih
serta dilindungi oleh lapisan emas seperti madu.
Di sekitar tubuh mereka ada cahaya setebal tiga kaki.
Brandon memahami bahwa ini adalah cahaya kemuliaan
yang dianugerahkan Tuhan kepada mereka.
Tuhan berkata kepada Brandon
bahwa orang-orang ini akan bertahan
dan diangkat pada saat terakhir.
Selama bencana ini, mereka akan dilindungi.
Ketika kabut kuning wabah mendekati mereka,
lapisan pelindung di sekitar mereka akan melenyapkan kabut tersebut.
Kabut itu langsung mati begitu menyentuh lapisan pelindung.
Ketika orang-orang ini sedang berdoa untuk pasien,
kekuatan Tuhan secara bertahap menyembuhkan pasien tersebut.
Di masa-masa gelap ini,
Tuhan menyelamatkan banyak jiwa umatnya.
Tuhan juga mengatakan kepada Brandon
bahwa jika orang-orang tidak benar-benar memahami kuasa Tuhan,
maka mereka akan sulit bertahan dalam bencana yang akan datang.
Orang-orang yang memiliki perlindungan ini
adalah mereka yang memiliki perjanjian dengan Tuhan,
mereka yang benar-benar menerima wahyu darinya.
Dihimbau jangan menunggu sampai hal-hal ini terjadi
baru kemudian melakukan sesuatu.
Pemahaman Brandon adalah bahwa
kepercayaan kepada Tuhan
dan penyebaran firmannya tidak boleh dilakukan setengah hati,
melainkan harus menjadi bagian dari hidup,
seperti bernapas.
Ia juga menegaskan pentingnya
mematuhi ajalan gereja sepenuhnya.
Saat berbicara tentang hal-hal ini,
Brandon beberapa kali terisak
dan meneteskan air mata
mungkin karena ia memikirkan
masa depan yang mengerikan bagi banyak orang
dan merasa prihatin serta sedih.
Namun, ia juga menyadari
bahwa semua ini terjadi
karena ulah manusia itu sendiri.
Akar dari akibat yang buruk
orang-orang tidak mengerti
mengapa terjadi bencana besar ini.
Sebenarnya,
terjadinya hal ini
karena manusia hanya peduli
pada hasil akhirnya.
Brandon menjelaskan bahwa
dunia dipenuhi dengan dosa
dan berbagai hal dramatis.
Orang-orang seringkali berkompromi
dengan kejahatan
daripada memilih jalan yang suci.
Ketika sesuatu tidak berjalan
sesuai keinginan mereka,
manusia hanya ingin mengubah
hasil akhirnya
tetapi tidak pernah melihat
masalah dari akarnya.
Namun yang benar-benar perlu diubah
bukanlah hasilnya,
melainkan akarnya.
Pertumbuhan akar akan
memengeruhi seluruh pohon,
termasuk buahnya.
Jika akarnya baik,
maka pohon akan menghasilkan buah yang baru.
Akar yang tumbuh di dalam tanah
melambangkan bagian terdalam
dari manusia di dunia ini
yang merupakan bagian terpenting
dari kehidupan kita.
Tuhan menunjukkan kepada Brandon
bahwa ada masalah
dalam gereja saat ini.
Beberapa gereja bukannya
mengajarkan orang-orang untuk bertaubat
tetapi hanya mengajarkan
rasa syukur.
Orang-orang hanya bersyukur atas
keselamatan yang mereka terima
tetapi tidak introspeksi diri
atau mengubah diri mereka.
Mereka kembali ke kehidupan yang sama
dan rasa syukur mereka
hanya menjadi penghias atas
kekurangan mereka.
Hal ini tidak ada hubungannya dengan kesucian.
Hanya dengan bertobat
dan kembali kepada gereja Tuhan
baru bisa terjadi perubahan besar
pada dunia.
Dalam pengalaman keluar dari tubuh
yang pernah dialami Brandon,
ia melihat cahaya Tuhan.
Di hadapan cahaya Tuhan
ia hanya bisa menangis
dan bertobat sepenuh hati.
Ia merasakan bahwa cahaya itu
sangat suci dan mulia
hingga ia merasa seperti akan terbakar
habis.
Brandon menambahkan bahwa meskipun
Tuhan mahakasih,
dia tidak kenal kompromi terhadap dosa,
noda, dan ketidakkudusan.
Namun,
orang-orang di gereja mengklaim
bahwa mereka telah memperoleh
keselamatan,
sementara pada saat yang sama
mereka menjalani kehidupan yang melanggar
kesucian Tuhan.
Hal ini jelas tidak diperbolehkan.
Tuhan memberikan kasih
karunianya seperti payung perlindungan
dan manusia dilindungi
di bawah payung itu.
Namun, dengan semakin bertambahnya
dosa manusia,
jarak antara manusia dan payung itu
semakin jauh.
Kejahatan yang lebih banyak membawa
kotoran ke dalam jarak ini.
Ketika manusia berkompromi
dengan fenomena ini,
itu seperti membuka pintu bagi iblis
untuk masuk.
Brandon juga mengatakan
bahwa sekarang adalah waktunya
bagi manusia untuk mulai mencari Tuhan
dalam kehidupan mereka sendiri,
termasuk mencari akar masalah
dalam hidup mereka.
Ia memberi contoh,
beberapa orang memiliki masalah
dengan alkohol,
ada yang bertemperamen buruk,
ada yang kecanduan video porno
atau kecanduan terhadap hal-hal
tidak baik dan sebagainya.
Orang-orang perlu bertanya
mengapa mereka melakukan itu
dan apa penyebab yang mendasarinya.
Seperti yang
ia katakan sebelumnya,
manusia harus menyelesaikan masalah
dari akarnya,
memperbaiki diri dari dalam.
Rencana Setan
Suatu hari ketika Brandon
sedang berdoa,
ia melihat melalui mata ilahinya
sebuah pertemuan.
Dia percaya bahwa
ini mungkin terkait dengan wabah besar
yang akan terjadi.
Namun, kali ini dia
secara khusus menekankan bahwa
dia harus menyampaikan pesan ini
dengan hati-hati, karena
jika tidak, itu mungkin
membahayakan dia dan keluarganya.
Oleh karena itu,
dia meminta semua orang
untuk lebih bijaksana dalam mencerna
kata-katanya dan mencoba
memahami makna sebenarnya
dari apa yang ia sampaikan.
Brandon mengatakan
bahwa di meja pertemuan itu,
ada para pemimpin
dari berbagai negara
yang sedang membahas topik tentang virus baru.
Dia melihat
orang-orang menggunakan teknologi
AI untuk menciptakan sebuah virus
baru yang jauh lebih
berbahaya daripada COVID-19.
Target utama
virus ini adalah mereka
yang menderita obesitas.
Karena jumlah penderita
obesitas di seluruh dunia telah
mencapai angka yang luar biasa,
hal ini dapat menyebabkan kerugian
besar bagi masyarakat dan ekonomi.
Brandon mendengar
para pemimpin sedang membahas
sebuah rencana untuk melenyapkan
sekelompok tertentu.
Dia percaya bahwa penderita diabetes,
orang-orang dengan tekanan
darah tinggi, dan mereka yang
kelebihan berat badan berada dalam bahaya.
Sebaliknya,
orang-orang dengan pola makan
dan gaya hidup yang sehat relatif
lebih aman.
Yang lebih mengerikan adalah
pemimpin dari pertemuan itu adalah syetan.
Brandon melihat tujuh tiang
yang mewakili tujuh dosa besar
menurut ajaran Katolik
yang tersusun dalam bentuk huruf V.
Tujuh dosa tersebut
adalah kesombongan,
iri hati, murka,
amarah, kemalasan,
keserakahan, keragusan,
dan nafsu birahi.
Brandon melihat lima tiang
diterangi cahaya yaitu
kesombongan, iri hati,
amarah, keserakahan,
dan nafsu birahi.
Tiang yang mewakili kemalasan
dan keragusan berada
di tempat yang lebih gelap.
Namun setan mendorong
dua tiang ini ke depan dan berkata
biarkan dua dosa ini
terungkap. Kemudian
setan melemparkan banyak
ayat Alkitab kepada Tuhan
seolah-olah meminta Tuhan
untuk menghakimi orang-orang obesitas.
Dengan kata lain,
rencana baru setan
adalah menggunakan dosa kemalasan
dan keragusan sebagai
alasan untuk melenyapkan manusia.
Jadi,
Brandon memperingatkan orang-orang
untuk memperhatikan pola
makan dan kesehatan tubuh mereka.
Dia juga mengatakan
bahwa dia akan berusaha menurunkan
berat badan sebagai bagian
dari tugas yang diberikan Tuhan
kepadanya. Kita tidak
tahu apakah apa yang dilihat
Brandon tentang 350 juta
kematian di dunia terkait
dengan apa yang dia saksikan dari
rencana setan ini.
Namun apapun itu, kami
setuju dengan apa yang dia katakan,
bahwa kita harus bertobat
atas kesalahan kita dari akar
yang paling dalam dan mengubah diri kita
dari sana.
Kepercayaan kepada Tuhan
tidak boleh hanya sebatas di permukaan,
melainkan harus benar-benar
mengikuti langkahnya.
Jika setiap orang menjadi
umat Tuhan, maka setan
dan bencana akan menjauh dari kita.
Banyak bencana
besar yang diramalkan mungkin tidak
akan terjadi seperti yang diprediksi.
Kami berharap
semua orang dapat
memulai kembali ke jati diri yang
sebenarnya, dan semoga
semakin banyak orang yang kembali ke jalan
hidup yang benar.
Akar yang sehat akan menghasilkan
buah yang sehat, dan pikiran
yang sehat akan membawa tubuh
yang sehat. Bukankah begitu?
Sekian
dan terima kasih atas perhatiannya.
