March 7, 2025 12:24:22
9 Tayangan video·7 Mar 2025
Ni Luh Komang Rahayu Putri|30|XII.F1
Di sini, kami akan melakukan praktik yaitu reaksi endotherm dan exotherm.
Sebelumnya, perkenalkan nama saya Tina, nomor absen 25.
Perkenalkan nama saya Mang Putri, nomor absen 30.
Perkenalkan nama saya Kadei, nama saya Putri, nomor absen 19.
Perkenalkan nama saya Marta, nomor absen 14.
Perkenalkan nama saya Sang Ade, nomor absen 34.
Perkenalkan nama saya Satya, nomor absen 5.
Perkenalkan nama saya Sang Tut, nomor absen 33.
Yuk, saksikan praktik ini.
Dalam mempelajari perubahan energi, ada yang namanya sistem dan lingkungan reaksi kimia.
Atau zarzat yang bereaksi merupakan sistem.
Wadah tempat berlangsungnya reaksi dan segala yang ada di sekitarnya merupakan lingkungan.
Ada reaksi yang melepaskan energi ke lingkungan.
Ada pula yang sebaliknya.
Reaksi yang menyerap energi dari lingkungan.
Pada sebagian besar, reaksi kimia energi yang dilepas atau energi yang diserap itu berupa panas atau kalor.
Oleh karena itu, ilmu kimia yang membahas khusus masalah ini disebut termokimia.
Reaksi yang melepaskan panas atau kalor dari sistem lingkungan.
Tersebut reaksi ekstaterum.
Sebaliknya, reaksi yang menyerap panas atau kalor dari lingkungan ke sistem disebut reaksi endoterum.
Tema kali ini yaitu reaksi ekstaterum dan endoterum.
Tujuan percobaan kali ini yaitu membedakan reaksi ekstaterum dan endoterum.
Alat dan bahan yang digunakan.
Yang pertama ada pengaduk.
Yang kedua ada termometer.
Yang ketiga ada penggaris.
Yang keempat ada pupu orea.
Yang kelima ada dua buah gelas kaca.
Yang keenam ada karbit.
Dan yang ketujuh ada air.
Sebagai berikut langkah-langkahnya, yang pertama yaitu masukkan air ke dalam gelas dengan ukuran 10 ml.
Sebelum pupu orea dimasukkan ke dalam air, air tetap jernih dengan suhu 28 Celcius.
Untuk langkah yang kedua, masukkan satu sendok pupu orea ke dalam air.
Kemudian aduk dengan rata.
Sesudah pupu orea dimasukkan ke dalam air, air akan berubah warna menjadi keruh.
Dengan suhu yaitu 21 Celcius.
Yang dimana?
Rumus kimia pupu orea yaitu CH4NO2.
Saat tangan yang menggenggam pupu orea dimasukkan ke dalam air, pupu orea tersebut terasa dingin di tangan.
Kemudian setelah pupu orea tersebut dicampurkan ke dalam air,
dini gelas menjadi dingin dan air berubah menjadi warna keruh dengan suhu 21 Celcius.
Pada percobaan pupu orea, suhu air menjadi menurun.
Ini berarti larutan orea ini mengalami endotherm,
yaitu reaksi kimia dengan sistem menyerap color dari lingkungannya.
Jadi, pada gelas yang berisi pupu orea, terjadi perubahan color dari lingkungan ke sistem.
Nah, pupu orea yang berada dalam genggaman merupakan sistem, sedangkan tangan dan gelas merupakan lingkungan.
Nah, pupu orea yang terasa dingin di tangan dan air tidak menghasilkan gelombung,
sehingga terjadi adanya reaksi endotherm.
Baik, untuk cara angka langkah percobaan yang kedua,
yang pertama yaitu masukkan air ke dalam gelas dengan ukuran 10 ml.
Baik, sebelum karbit dimasukkan ke dalam air, air tetap gerni dengan suhu 28 derajat Celcius.
Langkah yang kedua yaitu memasukkan karbit ke dalam gelas yang berisi air.
Baik, rumus kimia karbit yaitu CA-C2.
Saat tangan yang mengenggam karbit dimasukkan ke dalam air, karbit tersebut terasa panas di tangan.
Kemudian, setelah karbit tercampur di dalam air, dinding gelas menjadi panas
dan air berubah warna menjadi abu keruh dengan suhu 35 derajat Celcius.
Baik, pembahasan pada percobaan karbit dengan air menghasilkan reaksi panas.
Reaksi kimia yang menghasilkan panas adalah reaksi exotheram.
Pada exotheram, sistem melepas kalor ke lingkungannya.
Artinya, pada gelas yang dimasukkan karbit, terjadi pertindahan kalor dari sistem ke lingkungan.
Karbit yang berada dalam gegaban merupakan sistem, sedangkan tangan dan gelas merupakan lingkungan.
Karbit terasa dingin di tangan dan air menjadi bergelombu, sehingga terjadi reaksi exotheram.
Simpulannya adalah, berdasarkan hasil pengamatan reaksi exotheram dengan reaksi endotheram,
dapat disimpulkan bahwa reaksi exotheram merupakan reaksi yang melepaskan panas atau kalor dari sistem ke lingkungan.
Salah satu ciri khas reaksi exotheram adalah, selama proses reaksi berlangsung,
suhu sistem naik. Hal ini terjadi pada gelas yang berisi karbit,
sedangkan reaksi endotheram merupakan reaksi yang menyerap panas atau kalor dari lingkungan ke sistem.
Salah satu ciri khas reaksi exotheram adalah, selama proses reaksi berlangsung,
penurunan suhu hal ini terjadi pada gelas yang dimasukkan pupuk orea.
Nah, itu dia prata kimia pada konsep reaksi exotheram dan endotheram yang dapat kalian lakukan di rumah.
Sampai jumpa!

