Kota Kuno yang Tenggelam di Lautan Taiwan: Jejak Alien atau Peradaban Ketinggalan Zaman?

Mata Ketiga
670 pengikut
Sebuah rahasia besar yang selama ini tersembunyi di perairan dalam timur Taiwan. Di sanalah, konon, pernah berdiri sebuah peradaban kuno berteknologi tinggi bernama Nilai Kanai. Wilayah misterius ini, karena banyaknya legenda serupa dari berbagai suku, kerap disebut sebagai Lingkaran Legenda Sanasai. Berbagai temuan dan cerita rakyat seolah mengajak kita untuk menelusuri jejak-jejak yang barangkali berusia puluhan ribu tahun.
#kotakuno
#lauttaiwan'
#jejakalien
#legendasanasai
#mataketiga
Intro
Salam Sehat Sejahtera
Jumpa lagi di channel Mata Ketiga
Sebuah rahasia besar yang selama ini
tersembunyi di perairan dalam timur Taiwan
Disanalah, Konon pernah berdiri
sebuah peradaban kuno berteknologi tinggi
bernama Niraikanai
Wilayah misterius ini,
karena banyaknya legenda serupa dari berbagai suku,
kerap disebut sebagai lingkaran legenda sanasai.
Berbagai temuan dan cerita rakyat
seolah mengajak kita untuk menelusuri jejak-jejak
yang berangkali berusia puluhan ribu tahun.
Pertanyaannya,
bagaimana mungkin ada peradaban maju
tersembunyi di bawah laut?
Mengapa hampir tidak ada data ilmiah terbuka
mengenai situs tersebut?
Mengapa area ini disebut-sebut
sebagai zona terlarang militer?
Seluruh pertanyaan ini
membawa kita ke sebuah kisah panjang
yang syarat akan mitos,
legenda banjir besar,
keterlibatan UFO,
hingga kemungkinan bahwa leluhur manusia
pernah terhubung dengan makhluk non-manusia.
Mari kita mulai penelusuran dengan
menengok legenda kuno
dan bukti-bukti penting yang tersebar
di wilayah Taiwan,
Pulau Yonaguni,
Okinawa hingga Jepang.
Lingkaran Legenda Sanasai
Jejak Dataran Yang Hilang
Sebelum menjadi lautan seperti sekarang,
menurut sejumlah legenda lokal,
wilayah timur Taiwan dahulu
merupakan dataran subur dengan pepohonan lebat.
Konon,
di dataran inilah peradaban nirai kanai berdiri.
Nirai sendiri berasal dari bahasa kuno Ryukyu,
yang berarti tidak diketahui.
Legenda ini kian menakjubkan,
karena
suku-suku di area ini
menyebut bahasa kuno nirai kanai
berbeda dari bahasa manusia biasa.
Beberapa berspekulasi
bahwa bahasa ini mungkin bahasa alien.
Lokasinya yang kini telah menjadi perairan dalam,
ditambah statusnya sebagai wilayah militer terlarang,
membuat penelitian ilmiah terbuka hampir mustahil dilakukan.
Banyak kapal perang dan pesawat tempur berpatroli
sehingga ekspedisi seringkali dilarang.
Apakah benar ada sisa kota atau bangunan di dasar laut sana?
Bagaimana cara menemukannya?
Sampai kini,
kita hanya bisa merabar-rabak lewat peta dasar laut yang dirilis NASA.
Menelaah peta dasar laut NASA.
Ketika melihat peta dasar laut di timur Laut Taiwan,
tampak beberapa pola garis lurus di dasar semudera.
Di dekat Okinawa,
Jepang pun ditemukan garis-garis lain
yang menyerupai persegi panjang.
Banyak teori yang menyebutnya
sebagai jejak kota bawah laut.
Namun,
teka-teki mengapa dan kapan kota tersebut tenggelam
masih menjadi misteri.
Karena,
data resmi tidak pernah dipublikasikan secara luas.
Zona ini berada di jalur patroli intensif,
menghalangi tim ilmuwan untuk melakukan riset mendalam.
Walau demikian,
sejumlah orang menemukan petunjuk
yang semakin mengokohkan spekulasi
tentang peradaban kuno berteknologi tinggi
yang pernah berdiri di wilayah ini.
Pulau Yonaguni,
piramida bawah laut yang memukau.
Salah satu petunjuk paling memukau
adalah di Pulau Yonaguni,
letaknya sekitar 110 km dari Taiwan.
Luasnya hanya 28,88 km persegi
dan dihuni oleh kurang lebih 1.700 orang.
Sejak dulu,
Yonaguni dipandang misterius
karena
sebelum dinasti Ming,
hampir tidak ada dokumen yang mencatat keberadaan pulau ini.
Ada kisah tradisi kejam
yang mengharuskan wanita hamil melompat
melewati celah batu selebar 2-3 meter.
Jika gagal,
mereka jatuh dan tewas.
Konon,
ini adalah cara efisiensi populasi
pada masa kerajaan Ryukyu.
Pada tahun 1986,
seorang penjelajah Jepang bernama Kihachiro Artake
tengah menyelam di sekitar Yonaguni.
Ia terkejut saat menemukan struktur batu besar di kedalaman 25 meter,
berbentuk persegi panjang raksasa
dengan ukuran sekitar 270 x 120 x 26 meter.
Garis-garisnya lurus sempurna,
seakan dipahat rapi
dengan tangga besar,
lorong,
lengkungan,
serta simbol menyerupai burung atau kura-kura.
Permukaan batunya tampak halus tanpa bekas erosi signifikan.
Struktur ini kemudian disebut
Piramida Bawah Laut Pulau Yonaguni.
Para ilmuwan dari Universitas Tokyo
mengemukakan bahwa peningkatan muka air laut sekitar 10.000 tahun
mungkin menjadi penyebab piramida ini tenggelam.
Tetapi muncul paradoks.
Jika batunya sangat keras,
ombak laut sulit mengikisnya.
Namun manusia kuno juga tak mungkin memotongnya.
Apakah ini semacam rekayasa peradaban non-manusia
atau teknologi supermaju pada masa purba?
Topografi Aneh Pulau Yonaguni
Landasan Peradaban Kuno
Di wilayah pusat Taiwan,
pegunungan menjulang tajam.
Namun Pulau Yonaguni justru datar.
Mirip dengan gunung Palpa Nazca di Peru.
Banyak ahli curiga,
mungkin dulunya puncak gunung datar ini dijadikan landasan pesawat bagi peradaban maju.
Sebagai pembanding,
di Peru terdapat Olantai Tambo,
situs dengan tangga batu raksasa
hingga 3-4 meter per anak tangga.
Sulit membayangkan aktivitas manusia di tangga tertinggi itu.
Jika bukan sekadar teras sharing,
barangkali situs tersebut memang diperuntukkan bagi makhluk
dengan teknologi dan bentuk fisik berbeda.
Mitos Banjir Besar Dalam Legenda Taiwan dan Dunia
Ketika kita menelan berbagai mitos lokal,
banyak cerita berulang tentang banjir besar kuno.
Suku Amis misalnya,
menunturkan bahwa terjadi banjir besar
yang menenggelamkan hampir seluruh pulau,
hanya menyisakan sedikit manusia yang selamat di puncak pegunungan.
Hal ini selaras dengan narasi Great Flood dalam berbagai kebudayaan.
Kisah banjir di Enuma Elis, Utna Pistim dan Para Dewa Anunnaki.
Kisah Nuh dan Bahtera,
di mana anak-anak Tuhan ikut turun tangan.
Dewa Matsya yang menyelamatkan umat manusia saat bencana air bah.
Bahkan,
profesor menuliskan bahwa piramida Yonaguni
barangkali telah ada 70.000 hingga 110.000 tahun silam.
Pada kurun waktu tersebut,
zaman es memudahkan terbentuknya daratan luas
yang menghubungkan Taiwan,
Kepulauan Ryukyu dan Jepang.
Jika banjir besar tiba,
wilayah rendah itu pun tenggelam
menjadi lautan seperti sekarang.
Peradaban Ryukyu memiliki kepercayaan Sinto Ryukyu yang menyebut
Nirai Kanai sebagai dunia tempat para dewa tinggal.
Entah di dasar laut atau di seberang samudera,
dewa-dewa kerap mendarat di pulau-pulau Ryukyu
mengajarkan kebijaksanaan dan teknologi pada manusia.
Begitu pula legenda Amamekyu,
Dewi yang mencipta Kepulauan Ryukyu,
hutan, batu dan tumbuhan.
Cerita-cerita ini memiliki kemiripan
mengejutkan dengan mitologi Sumeria.
Dewa Oanes yang berpakaian sisik ikan muncul dari laut
memberikan pengetahuan serta membangun peradaban.
Dalam agama Hindu,
sosok Matsya juga muncul dari air untuk menuntun manusia.
Adakah benang merah antara seluruh legenda ini
menendakan kontak manusia dengan sesuatu di laut atau luar angkasa?
Sejumlah pakar linguistik menyatakan bahasa Austronesia
yang meliputi penduduk asli Taiwan,
Kepulauan Pasifik hingga Madagaskar
ternyata berakar dari satu nenek moyang bahasa.
Suku Amis, Malan, Maasai serta suku lain
sama-sama menyebut bahwa mereka
berasal dari wilayah Sanasai di bagian timur Taiwan.
Penutur lain mengatakan Sanasai hanya persingkahan
sedangkan negeri asal sejati
berada lebih jauh ke timur Laut Samudera Pasifik.
Dengan kata lain, memori kolektif ini
menceritakan benua atau daratan besar yang tenggelam
akibat banjir besar.
Mungkinkah ini adalah Atlantis versi Asia
atau semacam benua Lemuria
yang kerap dibahas di berbagai teori alternatif?
Jejak UFO di zaman dinasti Yuan dan penjelajahan Eropa
Cerita aneh tentang Taiwan tidak hanya muncul di legenda lokal
Beberapa catatan tertulis pun menyinggung
fenomena langit misterius.
Wang Taiyuan dinasti Yuan
menulis buku catatan pulau
dan menyaksikan matahari terbit di tengah malam
di dekat gunung Kelung
Apakah itu kamp penambang besi
atau fenomena UFO bercahaya terang?
Javinto Esquivel, imam Sepanyol ini
dalam bukunya laporan terkait kondisi pulau Formosa
menceritakan ekspedisi Chuande Arkaso
yang melihat objek terbang amat besar
bersinar melebihi bulan
berputar-putar di atas perkemahan mereka
selama 45 menit
Entah fenomena alam atau penampakan UFO
yang jelas catatan ini memperlihatkan
bahwa Taiwan kerap disambangi
kejadian langit tak wajar sejak era kuno
Taiwan sebagai pulau emas dan perak
daya tarik bagi alien
Dalam rahasia reptilian
lokasi kaya emas sering dikaitkan
dengan kejadian mistis
Ambil contoh
Mali, Afrika Barat
kaya tambang emas
tempat asal suku Dogon
yang konon memiliki pengetahuan kosmis
Sirius
India dan Himalaya
kaya emas
penuh legenda dewa dan naga
Mesir
Gurun tandus namun kaya emas
jadi pusat peradaban Mesir kuno
Peru
harta emas berlimpah
situs suci kuno yang sukar dijelaskan
Taiwan dengan sumber daya emasnya pun
mengundang berbagai bangsa
Spanyol, Belanda, Jepang
hingga barangkali
makhluk lain yang tertarik
akan kekayaan mineral bumi
Kisah Sanasai dan Empat Tahap Dunia
Menurut legenda Sanasai
Dunia kuno terbagi ke dalam empat tahap
1. Tahap Penciptaan
Dewa membentuk alam semesta
manusia pertama hidup harmonis
2. Zaman Emas
Manusia tidak perlu bekerja
makanan dan keperluan muncul
begitu diucapkan
3. Matahari Ganda
Tiba-tiba muncul dua matahari
satu besar satu kecil
membakar bumi tanpa henti
manusia menembak jatuh matahari besar
hingga bumi gelap gulita
4. Banjir Besar
Air bah menenggelamkan daratan
hanya segelintir manusia selamat
di puncak gunung
Dalam skenario ini
beberapa keluarga besar
termasuk suku Ketagalan
mengungsi ke pulau Taiwan
Di sana, mereka justru
menemukan makhluk lain
Saloso dan Ikolon
dengan emas berlimpah
Legenda ini bergema mirip
dengan banyak mitos banjir perubah
di berbagai belahan dunia
Saloso dan Ikolon
makhluk prak manusia di Taiwan
Dalam legenda Sanasai
saat manusia baru tiba
di Taiwan
Ternyata wilayah ini
sudah didiami makhluk cerdas lain
disebut Saloso dan Ikolon
Mereka
bertubuh kecil
tinggi sekitar 60 cm
berjuluk semut hitam
karena menggali tanah
menyerupai sarang semut
bermata sangat besar
pandai melihat dalam gelap
kuat melempar manusia dewasa
dahulu ramah
bahkan mengajarkan bercocok tanam
Namun
lama-kelamaan mereka menculik anak-anak manusia
menimbulkan konflik
hingga akhirnya
manusia menenggelamkan gua-gua mereka
Sisa-sisa tradisi
penyembahan kurcaci
masih ditemukan di Hsinchu, Taiwan
Sebagian
meyakini
UFO yang muncul pada masa kuno
bukanlah alien dari luar bumi
melainkan kaum Saloso dan Ikolon
yang bermukim
Cakram Emas Raksasa dan Makhluk Citauri
Dalam beberapa versi legenda Afrika
dituturkan oleh
Master Zulu Muto
pernah ada cakram emas raksasa
turun dari langit
menghadirkan makhluk berwujud besar
disebut Citauri
mereka mengaku tuan nenek moyang manusia
siap memberi teknologi
canggih jika disembah layaknya dewa
benda itu memancarkan cahaya hebat
menimbulkan gemuruh
memaksa manusia tunduk
kisah semacam ini pun tersebar
di Meksiko
dimana suku Aztek dan Inca
percaya pada pesawat berbentuk belati
yang turun di piramida matahari
selalu ada pola
makhluk langit datang
memberi pengetahuan
lalu menghilang setelah terjadi bencana
menutup tirai misteri
benarkah masih ada
merangkai seluruh cerita ini
mulai dari piramida bawah laut
Yonaguni
banjir besar
suku kuno Ketagalan
makhluk kecil penggali emas
seakan menciptakan gambaran
bahwa Taiwan dan sekitarnya
bukan sekadar pulau biasa
mitos lokal
catatan penjelajah asing
dan petunjuk geologis
menyingkap adanya lepisan sejarah
yang jauh lebih tua daripada
yang umum diajarakan
apakah nirai kanai
benar-benar wujud peradaban canggih prasejarah
apakah bahasa
aneh nirai kanai berhubungan
dengan bahasa alien
benarkah benua hilang
berada di timur Taiwan
tempat suku-suku Austronesia bermigrasi
setiap babak kisah
menghadirkan pertanyaan besar
yang hingga kini belum mempunyai
jawaban final
barangkali
kita hanya menggaru permukaan
sebuah rasyah kolosal tentang
masa lalu bumi
hubungan antara manusia kuno
mahluk laut dan rentetan catatan
banjir besar lintas budaya
kesimpulan
dari rentang mitos
suku Amis tradisi Sinto
Ryukyu hingga piramida
bawah laut di Yonaguni
semua mengindikasikan satu hal
wilayah timur Taiwan
yang dikenal sebagai lingkaran
legenda sanasai
menyimpan bukti kuat tentang pernah
eksisnya peradaban berteknologi tinggi
pada ribuan bahkan puluhan ribu
tahun silam
bagi kita yang hidup di era
modern, kisah ini mungkin
terdengar luar biasa
namun potongan demi potongan
legenda, bukti geologis
dan penemuan situs bawah laut
membentuk puzzle yang kian nyata
Mungkinkah Taiwan, Ryukyu
dan Jepang, dulunya
menyatu sebagai dataran luas
lalu tenggelam oleh bencana
maha dasyat? Mungkinkah
mahluk dewa yang turun dari langit
adalah pengunjung antarplanet?
Mengapa UFO dan fenomena
hilang misterius sering dilaporkan di tanah
ini?
Selama riset ilmiah terhambat
status militer di perairan sensitif
dan banyak dokumen kuno belum
terungkap, pertanyaan-pertanyaan
itu berangkali tetap menjadi misteri
Pun demikian
legenda lokal dan temuan
piramida bawah laut
membuka mata kita bahwa dunia ini
lebih luas dan penuh kejutan daripada
yang kita kira
Cukup sekian dulu
Terima kasih atas perhatiannya
