BONGKAR LAPORAN WHO! Angka Harapan Hidup Global Pulih ke 73,3 Tahun, Tapi Penyakit Ini Intai Usia Tua!

epoch weekly
epoch weekly
12 Tayangan video·9 Okt 2026

Halo Pemirsa Setia Epoch Weekly! Selamat datang kembali di saluran resmi kami.
Laporan terbaru Global Health Estimates dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membawa kabar baik sekaligus peringatan serius bagi kesehatan masyarakat global. Angka harapan hidup rata-rata dunia pada tahun 2023 berhasil pulih ke 73,3 tahun
. Angka ini melonjak signifikan dari 71,5 tahun saat puncak pandemi 2021 dan hampir menyamai level pra-pandemi 2019 sebesar 73,4 tahun
.
Namun, di balik pemulihan tersebut, WHO menyoroti bahwa pemulihan usia harapan hidup sehat berjalan jauh lebih lambat, yaitu berada di angka 72,8 tahun
. Selain itu, peta ancaman kesehatan dunia telah bergeser tajam: penyakit tidak menular (NCDs) seperti penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, dan demensia kini menyumbang 74% dari total kematian global
. Delapan dari sepuluh penyebab kematian utama dunia kini didominasi oleh penyakit kronis tidak menular
. Di sisi lain, krisis penyakit menular seperti Ebola di Kongo dan kolera di Zambia tetap menjadi ancaman nyata
.
Simak ulasan lengkap dan mendalam mengenai tantangan kesehatan global, penuaan populasi, serta strategi menjaga kualitas hidup sehat selengkapnya dalam edisi Epoch Weekly kali ini!
📌 Poin-Poin Utama Pembahasan Video Ini:
Pulihnya Harapan Hidup Global: Pencapaian 73,3 tahun pasca-pandemi dan dinamika usia harapan hidup sehat
.
Ancaman Penyakit Kronis (NCDs): Dominasi penyakit jantung, stroke, diabetes, hingga kenaikan angka demensia hingga 3 kali lipat
.
Krisis Kesehatan Afrika: Perkembangan wabah Ebola virus strain Bundibugyo di Kongo dan fenomena kolera di Zambia
.
Tantangan Sistem Kesehatan: Bagaimana adaptasi sistem kesehatan dunia menghadapi penuaan populasi