AMI: Testimoni Berlatih Falun Dafa

Belajar Falun Dafa
381 pengikut
Ini adalah kisah Bu Ami, seorang wanita Jawa yang mendapatkan manfaat jiwa dan raga berkat berlatih Falun Dafa.
www.falundafa.org
www.belajarfalundafa.com
#falundafa #falungong #spiritual #meditasi #healing #jiwaraga #olahjiwa #olahraga #yoga #qigong #sejatibaiksabar
Dibuat oleh AI·Mungkin mengandung kesalahan
Ringkasan Video
Dibuat oleh AIIbu Ami, a single parent, shares how practicing Falun Tafa helped her recover her child's memory and emotional well-being after the child suffered from negative spiritual influences. Beyond healing her family, the practice has helped her overcome anger and emotional distress caused by her physical disabilities and difficult family dynamics.
Perkenalkan nama saya Ibu Ami, pekerjaan saya Ibu Rumah Tangga.
Saya bertemu Falun Tafa itu di tahun 2016.
Saya ada masalah keluarga, jadi anak saya itu terkena guna-guna gitu.
Sampai tidak ingat siapa keluarganya, siapa ibunya.
Jadi benar-benar nggak ingat itu selama kurang lebih dua tahun.
Karena saya orang Jawa, jadi saya cari alternatif ke orang pintar.
Beberapa orang pintar nggak bisa menyelesaikan masalah anak saya.
Karena saya sudah nggak punya jalan lagi, pikiran saya sudah buntu.
Itu saya cerita ke kakak saya.
Saya sama kakak saya itu diperkenalkan dengan seorang praktisi.
Praktisi ini menyarankan membaca buku Johan Falun.
Saya diberikan buku sama kakak saya.
Saya membaca buku Johan Falun itu kurang lebih dapet dua minggu.
Saya ditelepon untuk liengkung, belajar senamnya.
Dengan berjalannya waktu, terus saya liengkung, terus saya baca buku terus.
Kurang lebih satu bulan, anak saya buka blog saya.
Tadinya saya di blog, nanti kalau butuh duit baru dibuka.
Anak saya nge-WA saya, mama katanya Priska kangen.
Dari situ saya menangis, benar-benar saya menangis.
Kebahagiaan yang tak ternilai buat saya.
Karena saya kan anaknya satu-satunya.
Terus saya single parent, nyekolahin sendiri.
Saya sekolahin sampai ke SLTA.
Anak saya diguna-guna itu karena ada energi yang negatif.
Sedangkan saya berlatih di Falun Tafa punya energi positif yang kuat.
Itu mengembalikan ingatan anak saya sampai saat ini.
Karena saya wataknya keras.
Dan memang saya termasuk anak yang rada dikujilkan dari keluarga.
Karena sifat saya yang keras.
Terus ditambah dengan kondisi fisik saya yang cacat.
Ketika saya pergi ke mana orang melihat kaki saya, tangan saya.
Seakan-akan orang yang melihat saya itu mengecek saya.
Kalau dulu saya marah.
Tetapi setelah saya berlatih di Falun Tafa ini mulai hilang.
Marahnya, juga nggak gampang tersinggung.
Apapun yang dikatakan orang ya udah lewat.
Nggak saya pedulikan lagi.
Sebenarnya dari awal saya, anak saya sadar itu udah mulai mau baca buku.
Dan perilakunya tidak seperti dulu lagi.
Dia santun, dia sayang mamanya.
Komunikasi seperti itu.
Berlatih di Falun Tafa ini gratis teman-teman.
Jadi kita semua biar sehat jiwa dan raka.
Mari berlatih di Falun Tafa.
