AWAS "BLACK SEPTEMBER"! Aksi Lepas Saham Asing & Kartel AS-China Bakal Mengguncang Indonesia?

Mata Phena
Mata Phena
17 Videoaufrufe·12.09.2026

Benarkah kondisi fiskal Indonesia sedang tidak baik-baik saja?
Di balik narasi ekonomi yang stabil, fakta neraca pembayaran dan postur APBN menunjukkan tekanan berat
. Untuk menutupi pembengkakan defisit, pemerintah mengambil langkah ekstrem dengan menarik dividen BUMN secara masif—termasuk mengambil 123% laba Telkom, 92% laba BRI, serta 88% laba Bank Mandiri
.
Di kancah internasional, Indonesia dihadapkan pada pilihan geopolitik yang rumit
. Demi menjaga agar crash ekonomi tidak terjadi di dalam negeri, konsesi mineral kritis diizinkan dikuasai hingga 100% oleh Amerika Serikat
. Namun, di saat bersamaan, mitra dagang utama seperti China menahan impor batu bara dan sarang burung walet, sementara pengusaha Jepang memperkarakan penahanan restitusi pajak
.
Simak analisis mendalam mengenai peta geopolitik global, kesepakatan kartel semikonduktor AS-China, hingga potensi risiko "Black September" yang mengintai pasar keuangan dan nilai tukar Rupiah