DR TIFA : AGAR NEGARA TIDAK BUBAR, UBAH BENTUK NEGARA. NEGARA FEDERASI INDONESIA ?

Dr Tifa Channel
41 pengikut
4 Tayangan video·6 Feb 2025
Jika Indonesia bubar, begitu banyak kerugian terjadi. Kekuasaan terpusat ternyata memudahkan Indonesia dihantam mega korupsi dan mengakibatkan lemahnya Institusi Pemerintahan. Bagaimana jika Indonesia dipertahankan dengan mengubah bentuk negara, dari Negara Kesatuan menjadi Negara Federasi, seperti Malaysia, Australia, Amerika Serikat, Jerman, dan lain-lain?
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sahabat Dr. Tiva, dimanapun Anda berada,
dari Sabang sampai Merauke, dari Myangas sampai Pulau Rote,
dari seluruh dunia terbatas, dimanapun Anda berada.
Sebetulnya peringatan atau statement atau pernyataan bahwa
ada potensi Indonesia menjadi negara gagal.
Ini disampaikan tak kurang dari Presiden Prabowo Subianto sendiri.
Kemudian juga ancaman yang terlihat,
yang berpotensi membuat Indonesia ini menjadi negara yang bubar
atau sudah tidak ada lagi di tahun 2030
gara-gara perluasan Perang Dunia Ketiga di Laut Cina Selatan.
Ini disampaikan oleh dua tokoh, dua ahli intelligence
yang menulis novel Ghost Fleet.
Dan itu juga diakini sekali oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kemudian juga Udayawan, Cak Nun, MHA Inun Najib
itu juga sudah beberapa kali dalam serial
yang beliau sampaikan di beberapa kali pengajian.
Itu juga menyatakan bahwa ada warning bahaya
terhadap persatuan atau kesatuan negara Republik Indonesia ini
di masa mendatang.
Atau Indonesia memang akan maju menjadi negara besar
tapi tidak lagi dimiliki oleh kita-kita rakyat Indonesia
dan kita menjadi negara terjajah.
Dan kalau lihat dari beberapa kejadian-kejadian yang terjadi
pada 10 tahun terakhir
dan baru terbongkar pada beberapa bulan
masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto
ya tampak ya bahwa memang betul ada usaha-usaha eksternal
dari kekuatan-kekuatan luar yang sepertinya berminat
untuk menjadikan Indonesia sebagai kolonialisasinya mereka
menjadi bagian dari semacam fasal state ya
tanah perdikan gitu, dikuasai
mulai dari secara ekonomi
kemudian ya sampai pada ancaman kedaulatan
sebagaimana kasus-kasus yang sekarang ini
sudah naik ke permukaan
dan tampak bahwa ini bukan saja sekedar
penguasaan atas tanah, reklamasi atas lautan
yang kemudian sudah dikafling-kafling
tapi ini adalah sebuah rencana besar
untuk menguasai Indonesia melalui kekuatan ekonomi
dan perampokan melalui akhirnya kekuatan politik
bersama dengan pejabat-pejabat yang tidak punya nurani
dan mereka mau bekerjasama dengan pihak luar
untuk sama-sama menjajah negara ini
dan menguasai untuk keperluan mereka sendiri gitu ya
nah sekarang apa yang mesti kita lakukan
untuk bersama-sama menyelamatkan negara Indonesia ini ya
jadi kita berpikir ya, saya mengajak Anda untuk berpikir
secara logis, secara realistis, secara pragmatis
what if, bagaimana jika negara kesatuan Indonesia tercinta ini
ternyata benar-benar mengalami kegagalan
dan kemudian harus bagaimana kita untuk mencegah
untuk mencegah agar Indonesia tidak hancur
tidak bubar, sebagaimana yang pernah disampaikan
dengan penuh gegap gempita oleh Presiden Prabowo Subianto sendiri
tahun 2018
maka ini rakyat semuanya, sahabat Dutra Tifa, semua rakyat Indonesia
Anda lah yang memiliki negara ini
dan bukan orang lain, bukan Presiden, bukan pejabat
tapi Anda lah yang memiliki negara bangsa ini
Anda juga, kita juga yang mau membiarkan negara ini hancur
dihancurkan oleh kekuatan eksternal
karena para penjahat yang berkedok menjadi pejabat
dan bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha hitam
dan apa yang mereka lakukan ternyata tak lebih dan tak kurang
ternyata menggarong, merampok negara ini
untuk kebeningan mereka sendiri
sekarang bagaimana nih
seandainya kita berhadapan dengan situasi
negara Indonesia bakal bubar
apa yang mesti kita lakukan
saya memberikan usulan nih
usulan ini jangan kemudian ditanggapi bahwa saya mau
mau makar, mau subversis atau apapun
ini kita bicara logis
kita bicara pragmatis, kita bicara realistis
seandainya negara kesatuan itu mengalami kegagalan
apakah kemudian negara itu menjadi bubar?
ya tidak
kita mencari solusi yang paling tepat
apakah sebenarnya yang bisa menyelamatkan adalah perubahan bentuk negara
dari sebuah negara kesatuan menjadi negara federasi
atau juga namanya sama United ya
jadi seperti nama Amerika aslinya
nama-nama resminya kan
The United States of America kan
USA, The United States of America
tapi mereka negara yang berbentuk federasi
karena state, negara bagian itu
bersatu ya artinya berkoordinasi menjadi sebuah negara federasi
dan bentuk negara federasi ini kan
banyak sekali dan
ya rata-rata
justru malah United ya, justru malah solid ya
gak usah jauh-jauh deh
negara tetangga kita dekat banget sama kita Australia
itu bentuk negaranya federasi
negara depan kita
tetangga kita dekat
saudara serumpun Malaysia
bentuknya juga negara federasi
Jerman, negara federasi
Amerika, negara federasi
Kanada, negara federasi
banyak negara-negara itu
federasi, India juga negara federasi
boleh
boleh dibuat list ya
dan mana dari negara-negara federasi itu
yang terancam
kemudian menjadi hancur atau bubar
dulu bahkan
negara yang dulu bentuknya
bukan federasi malah jadi hancur
dan gagal ya seperti Yugoslavia
Dino Soviet ya dan
beberapa negara yang sekarang udah
gak ada lagi di peta dunia
jadi ini adalah sebuah wacana
solusi win-win ya
bagaimana
bentuk negara diubah menjadi negara federasi
namanya United States of Indonesia
dan UC
ada USA ada UC
United States of Indonesia
sebenarnya juga sama
kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia juga negara
kesatuan Republik Indonesia juga kan
itu bisa menjadi sebuah
solusi yang relevan dalam beberapa situasi
terutama yang
menjadi ancaman kegagalan
negara kita ini
akibat ketegangan yang terjadi
akibat korupsi yang luar biasa
ketidakpuasan rakyat terhadap pejabat
terhadap kepemimpinan
dan kemudian terjadi
disintegrasi
yang sangat tajam sampai
ancaman perang saudara
dan kemudian
bagaimana
seandainya bentuk negara
kita ubah menjadi sebuah akomodasi
karena dulunya juga Indonesia
itu kan sebetulnya terdiri atas
sekian ratus ya lebih dari 400
kerajaan-kerajaan yang disatukan menjadi
negara kesatuan dan konsekuensinya
kerajaan-kerajaan itu kemudian
jadi hilang begitu kan karena konsekuensi
dari negara kesatuan
apakah kita berpikir bahwa
kita kembalikan lagi
artinya negara-negara bagian itu
adalah dulunya bentuk
dulu sebelum 79 tahun yang lalu itu
itu berbentuk kerajaan-kerajaan
kita satukan
menjadi satu kesatuan
negara federasi Indonesia
itu mungkin
bisa menjadi backdoor
bisa menjadi sebuah cara
untuk tetap
menestarikan negara
Indonesia tercinta ini namanya tetap
Indonesia hanya bentuk negaranya
yang berubah
maka kalau kita
bicara dari
aspek ancaman-ancaman
internal
kita terlalu diver
terlalu banyak etnisnya
terlalu banyak agamanya
jadi dengan bentuk negara federasi
ini bisa membantu justru
menjaga persatuan dengan
memberi ruang gerak yang lebih luas
kebebasan yang lebih luas
kepada kelompok-kelompok yang ada itu
untuk menjalankan urusan lokal mereka
dan ditangani sendiri oleh negara bagian mereka
macam etnis
kemudian agama
bahasa
kemudian
diversity
sosial dan sebagainya
yang menjadi konsekuensi dari
negara Indonesia yang amat sangat besar ini
dan kemudian solusinya adalah
sistem federasi
karena
sepanjang 79 tahun
hampir 80 tahun ini
sentralisasi kekuasaan menjadi negara kesatuan
ternyata menjadi terlalu
terpusat dan
memang kita juga lihat
ketidakpuasan-ketidakpuasan
yang terjadi di daerah
dan kegagalan dalam respon
kebutuhan daerah
akibat sistem negara kesatuan yang terlalu
terpusat
kalau dalam sistem federasi
pembagian kekuasaan
antara pemerintah pusat dan daerah
bisa menciptakan lebih banyak
fleksibilitas
dalam pemerintah
kemana justru meningkatkan efisiensi
dan mengurangi sentralisasi
terlalu pemusatan
kalau dulu pada masa-masa
awal kemerdekaan
penguasa waktu itu
Presiden Soekarno dan kemudian
dilanjutkan Presiden Soeharto
memilih untuk sementara waktu
menggunakan bentuk negara kesatuan
karena pada waktu itu dianggap
yang paling pas
bentuknya untuk negara Indonesia
yang masih beberapa tahun berdiri
tapi setelah 80 tahun seperti sekarang
dengan segala
dinamika-dinamika
dan perubahan-perubahan yang terjadi
jadi ketidakpuasan
ketidakpuasan di daerah
dan anggapan bahwa
pusat itu kurang merespon
kebutuhan daerah itu akan
akan makin mengemuka
sehingga sebelum itu semua
menjadi sebuah ledakan
yang luar biasa
ledakan disintegrasi yang besar
mengapa kita tidak mencegah
kemungkinan yang terjadi itu
dengan membentuk
membentuk ulang sistem
negara dari kesatuan menjadi
federasi
jadi kita itu sama dengan Australia
kita sama dengan Malaysia
yang tadi atas kerajaan-kerajaan
sama seperti Indonesia dulu
sebelum 80 tahun yang lalu
jadi
pembubaran apabila negara sampai
bubar atau gagal itu
menambah ketidakpastian dan meningkatkan
potensi kerusuhan
daripada menyelesaikan masalah yang ada
dan nanti bisa terjadi kemungkinan
negara Indonesia itu akan dikuasai
sementara oleh
PBB dan PBB kemudian nanti akan
bisa membuat
pemerintahan boneka yang disetir
sama kekuatan global
oleh GP, oleh global governance
jadi itu
sangat tidak realistis dan mengandung
potensi
bahaya yang
jauh lebih besar daripada
kalau kita coba setback, kita duduk
sama-sama, berpikir sama-sama
bagaimana melakukan sebuah transformasi
dari bentuk negara
kesatuan Indonesia menjadi
bentuk negara federasi Indonesia
dan dengan itu
maka daerah-daerah dengan sendirinya
akan bisa terbangun
sebagai sebuah kawasan yang
memiliki otoritas
untuk mengurus
mengurus daerahnya
sebagai sebuah negara bagian
dan kemudian
penciptaan kesetaraan dan
keadilan itu karena tidak semua
daerah itu memiliki sumber daya alam
dan sumber daya pendukung yang
sama sehingga dengan sendirinya
akan terjadi sebuah
variasi
dari sisi
sosial ekonomi maupun dari sisi
entitas dari negara
bagian tersebut
nah memang ada ketegangan-ketegangan
antar wilayah ya terutama apabila
ada satu wilayah yang kaya
dan satu wilayah yang miskin itu berdampingan
itu memang situasinya
bisa ruin
bisa sangat
menantang, tetapi
kalau negara Indonesia ini
dikuasai oleh pemerintah yang kuat
yang sangat kuat, yang sangat kokoh
rasa-rasanya tantangan-tantangan
itu lebih bisa
dimanage, lebih bisa diatasi
ketimbang Presiden
Prabowo membiarkan situasi
makin buruk dan akhirnya
Indonesia itu bubar, tanpa
sempat melakukan sebuah
langkah reformasi atau transformasi
dari sisi bentuk
negara, demikian yang bisa
saya sampaikan, mudah-mudahan menjadi
tambahan puzzle
pemahaman ya kepada
anda semuanya, mari
kita sama-sama menjadi
makin cerdas dari hari ke hari
Assalamualaikum Wr. Wb
Salam Kebenaran
