‼️ FAKTA MENGEJUTKAN! ‼️ Banjir Bekasi semakin parah. Pabrik lumpuh. Ribuan pekerja terancam. Tapi... apakah ini hanya bencana alam biasa? Kenapa di saat yang sama, industri besar mulai dipindahkan ke luar Jawa? Apakah ini bagian dari skenario besar pengosongan Pulau Jawa? Kita akan membongkar: 🔥 Siapa yang diuntungkan dari banjir ini? 🔥 Bagaimana industri diusir secara diam-diam? 🔥 Apakah Indonesia meniru strategi China dalam relokasi massal? 🔥 Apa dampaknya bagi rakyat kecil dan masa depan Jawa? Ini bukan teori konspirasi, tapi FAKTA yang sedang terjadi di depan mata kita! ⚠️ Jangan sampai Anda tidak tahu! Tonton sampai habis dan sebarkan ke semua orang! ✍🏻 Pendapat Anda? Apakah ini kebetulan atau grand design? Tulis di komentar! 🚨 SUBSCRIBE & AKTIFKAN LONCENG 🔔 untuk lebih banyak analisis mendalam!
Intro
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sahabat Dr. Tiva, dimanapun Anda berada
Jumpa kembali dengan channel yang mengantar Anda
memasuki peradaban baru manusia
dan insyaAllah membekali Anda dengan
keimanan, kecerdasan, dan kebenaran
Amin
Hari ini teman-teman, sahabat Dr. Tiva semuanya
Saya akan mengajak Anda untuk bahas
Banjir Bekasi
Skenario pengosongan Pulau Jawa kah?
Industri diam-diam dipindahkankah?
Seperti kita tahu, beberapa hari terakhir ini
Bekasi kembali dilanda banjir besar
Bukan cuma Bekasi sih
Jakarta Utara, kemudian Tangerang Selatan juga
Tapi terutama memang yang paling besar ini
adalah Bekasi
Kota Bekasinya, Kebubatan Bekasinya
Ribuan rumah terendam
Pabrik lumpuh, pekerja kehilangan penghasilan
Tapi tunggu
Apakah ini hanya bencana alam biasa?
Kok pemerintah sepertinya gak serius ya
menangani banjir ini ya?
Dan yang lebih mencurigakan
Kenapa di saat yang sama
Industri di Jawa justru mulai dipindahkan
keluar Pulau Jawa?
Apakah ini bagian dari grand design
untuk mengosongkan Pulau Jawa?
Makanya nih, kita kupas dalam video ini
Kita akan coba bongkar fakta-fakta
mencengangkan di balik banjir Bekasi
Siapa yang diuntungkan?
Dan apakah ini skenario tersembunyi
untuk memindahkan industri dan rakyat
keluar dari Pulau Jawa?
Pertanyaan pertama, mengapa Bekasi?
Bekasi ini bukan kawasan biasa
bukan kota biasa
Bekasi adalah jantung industri Indonesia
ribuan pabrik beroperasi disini
dari otomotif, elektronik
hingga manufaktur besar
Tapi, ada sesuatu yang jangka
Banjir yang terus terjadi
seolah dibiarkan memburu
Dry Nasa rusak
Tidak diperbaiki juga
Tata kota yang buru
Gak ada langkah konkret
Solusi yang ada hanya bersifat sementara saja
tanpa perbaikan infrastruktur jangka panjang
Apakah ini sekadar ketidakmampuan pemerintah?
Hanya ketidakpedulian pemerintah?
Atau ada alasan lain?
Mengapa ya kok Bekasi?
Apakah ini berkaitan dengan
pemindahan industri keluar Pulau Jawa?
Karena, Bekasi selama ini dikenal
sebagai pusat industri terbesar di Indonesia
bahkan terbesar di Asia Tenggara
Dengan ribuan pabrik yang beroperasi
di kawasan-kawasan industri
seperti MM200
Jawa BK dan GICC
Jika kita hubungkan
dengan agenda pengosongan Pulau Jawa
ada beberapa kemungkinan
alasan mengapa Bekasi
menjadi target yang paling
terdampak oleh bencana lingkungan
seperti banjir sekarang
Bekasi sebagai jantung industri Jawa
apakah sedang dikorbankan?
Karena Bekasi ini
pusat manufaktur terbesar
di Asia Tenggara
Perusahaan pabrik multinasional
seabrek-abrek ada di Bekasi
Maka jika industri di Jawa
memang dipindahkan
kawasan industri seperti Bekasi ini
akan ditinggalkan
dan wilayah ini
pelan-pelan akan menjadi kota mati
secara bertahap
Banjir yang makin parah
bisa menjadi dorongan
agar perusahaan mulai berpikir
untuk relokasi keluar Pulau Jawa
Pemindahan industri keluar Jawa
apakah sudah dimulai?
Sebetulnya sudah, karena sudah ada
kebijakan pemerintah yang mendorong
industri besar untuk pindah keluar Pulau Jawa
Dengan insentif seperti
pajak, ketersediaan
lahan yang luas di daerah
Kalimantan, Sulawesi, Sumatera
Beberapa kawasan industri baru
juga sudah dibangun
Kawasan industri terpadu Batang di Jawa Tengah
itu mungkin menjadi batu loncatan
sebelum industri
dipindahkan keluar Jawa sepenuhnya
Pemerintah juga mendorong
pengembangan green industri
yang lebih cocok untuk Kalimantan
dan Sulawesi
dan berarti industri kotor di Jawa
mungkin sengaja dibiarkan
untuk mengalami degradasi lingkungan
termasuk banjir
Penjalan lingkungan ini menjadi
sebuah alat tekanan gak untuk relokasi
Ketika membiarkan
Bekasi terus mengalami banjir
parah, pemerintah atau pihak-pihak
tertentu bisa memaksa perusahaan
untuk berpikir ulang
tentang operasional mereka selanjutnya di Jawa
Infrastruktur yang tidak
diperbaiki dengan serius
seperti jalan yang sering tergenang
fasilitas umum yang terganggu
bisa membuat investasi di Bekasi
tidak lagi menarik
Pada akhirnya, perusahaan-perusahaan mungkin
akan suka rela
pindah ke tempat yang lebih stabil
dan memiliki insentif ekonomi lebih menarik
Apakah ini bagian
dari pengosongan bertahap?
Bekasi dihuni oleh jutaan
pekerja industri
Jika industri mulai pindah keluar Jawa
maka para pekerja ini
akan kehilangan pekerjaan
dan terpaksa ikut pindah mencari peluang
di luar pulau Jawa
Ini bisa menjadi strategi yang halus
untuk mengurangi populasi Jawa
secara organik
tanpa paksaan langsung
Orang akan memilih sendiri
untuk keluar pulau Jawa
karena situasi di Jawa
makin lama makin tidak kondusif
untuk didiami
Kombinasi bencana lingkungan
tambah kehilangan pekerjaan
menjadi eksodus alami ke daerah yang lebih menjanjikan
Pinter ya
Maka, Bekasi ini
bakal bisa jadi korban pertama
dalam pengosongan Jawa
Jadi, hipotesi saya
untuk skenario yang lebih besar
itu mencakup
Pertama, mendorong pembinaan industri
ke luar pulau Jawa secara perlahan-lahan
Kemudian,
membuat kawasan industri di Bekasi
tidak lagi layak untuk investasi
Berikutnya,
memaksa migrasi pekerja industri
ke luar pulau Jawa
yang otomatis mengurangi kepadatan penduduk di Jawa
Berikutnya lagi,
menggunakan degradasi lingkungan
sebagai alat untuk mempercepat proses ini
Jika ini benar
hipotesis-hipotesis yang saya susun
ini benar
maka kita mungkin akan melihat
dalam beberapa tahun ke depan
industri di Bekasi makin menurun
sementara kawasan industri
baru di luar Jawa makin berkembang pesat
Kita buktikan
dengan fakta-fakta yang nanti
bakal terjadi
Pertanyaan kedua, apakah pemindahan
industri ke luar Jawa sudah dimulai?
Meanwhile,
sementara Bekasi terus dilanda banjir
pemerintah justru sibuk
memindahkan industri ke luar Jawa
IKN di Kalimantan
akan jadi pusat ekonomi baru
terus jangankan IKN ya
terus zona industri Batang di Jawa Tengah
ini akan jadi semacam
persinggan sementara
sebelum relokasi besar-besaran dilakukan
Kawasan industri di Sumatera
dan di Sulawesi
didorong luar biasa dengan
proyek hilirisasi nikel
jadi ini hilirisasi
dan perhatikan
bahwa hilirisasi ini dilakukan
di luar pulau Jawa
ini bukan spekulasi kan
fakta-fakta bicara
pabrik-pabrik Jepang dan Korea
mulai pindah ke Batang dan Sulawesi
Batang jadi transit sementara
terus pemerintah sudah menawarkan
insentif pajak gila-gilaan
dan lahan gratis
ratusan tahun kan untuk industri yang
mau pindah, di Kalimantan dijanjikan
berapa? 190 tahun
bebas pajak, insentif pajak
coba gimana nggak pindah
dari Jawa ke luar Jawa
investasi besar memang
diarahkan ke luar Jawa
bukan untuk memperbaiki keadaan
di Bekasi
pertanyaannya lagi, sekali lagi
kenapa sih pemerintah begitu bersemangat
memindahkan industri ke luar Jawa
apakah ini bagian dari grand design
ada arsitek yang menyuruh
pemerintah melakukan apa yang tertulis
dalam grand design itu
ya, tampaknya
grand design itu sudah berjalan
satu demi satu di depan
mata kita semua
sudah ada kebijakan pemerintah mendorong
industri pindah ke luar Jawa
seperti yang tadi saya bilang
green industry di Kalimantan
relokasi industri besar-besaran ke Kalimantan
area Kalimantan Timur
berdekatan dengan IKN
batu loncatan di Batang
industri di Sulawesi dan Sumatera
insentifnya besar
luar biasa untuk pemerintahan, ini sudah terjadi
di sana
kalau Anda mau tahu
sesungguhnya strategi ini
grand design ini mirip
dengan strategi yang pernah digunakan di China
mereka memindahkan industri
dari Beijing dan Shanghai
ke kota-kota pendalaman
lalu mengubah pusat kota menjadi
zona urban elit
hanya didiami oleh orang-orang elit
dan multinasional
bisa jadi, Jawa
sedang disiapkan menjadi zona
khusus ekonomi premium
seperti yang sudah
beberapa kali saya bahas di video lain
silahkan Anda cari di DRTF channel
sementara industri berat
dipindahkan ke luar Pulau Jawa
nah sekarang kembali ke soal
banjir Bekasi, apakah banjir
Bekasi ini sebagai alat tekanan?
pressure, karena ada
pola yang menarik kan ya
jadi banjir di Bekasi ini kan makin parah
setiap tahun, orang-orang
Anda yang tinggal di Bekasi
pasti sangat mengerti itu, makin parah
setiap tahun, tapi solusi
yang diberikan pemerintah minim, abai
aja, reklamasi
yang terjadi di Bekasi
maupun di Teluk Jakarta, terus terjadi
perubahan tata guna
lahan, terus terjadi tanpa
mitigasi banjir, jadi sekarang kan memang dibiarkan
untuk terjadi banjir besar di Bekasi
dan tidak ada
proyek besar untuk membangun infrastruktur
tahan banjir di wilayah industri utama Bekasi
itu tidak ada satu sekali
maka jika industri besar dan pekerjanya
merasa lingkungan Bekasi makin buruk
mereka akan suka rela pindah
ke daerah baru yang ditawar ke pemerintah
seperti KN, Kalimantan, gitu ya
secara entire Kalimantan
artinya, bencana
di Bekasi, sebagai bencana lingkungan
ini, bisa menjadi alat tekanan
soft force, agar
migrasi industri terjadi
tanpa pemaksaan langsung, seakan-akan
organik, seakan-akan alami
karena sebab dari bencana
banjir
nah, kita belajar ya
kita coba lihat di
China, apa yang dilakukan
oleh China, strateginya
dan apakah sesungguhnya Indonesia ini
lagi meniru gitu loh, lagi meniru ya
jadi saya mau detailkan
bagaimana China pernah melakukan strategi
yang sekarang ini mirip banget
dengan apa yang terjadi di Indonesia, ini di Indonesia baru mulai
tapi di China udah terjadi
dan udah utmost gitu ya
nah, jadi strateginya tuh
yang awal banget di China tuh mirip
sekali dengan keadaannya yang sekarang
jadi, China tuh udah menerapkan
strategi pemindahan industri
dari kota-kota besar semula
ke daerah lain, sebelum
kemudian dilakukannya transformasi
ekonomi besar-besaran
dan ini terjadi dalam beberapa
gelombang, mulai tahun
1990-an
China booming ya
ekonominya tuh kan disitu tuh
nah, beberapa contoh konkret ya
jadi, Beijing itu dulu
itu kan kota industri
kemudian dipindahkan lah industri itu
ke kota-kota pedalaman
jadi kalau pedalaman itu ya
pedalaman Kalimantan, pedalaman Sumatera
pedalaman Sulawesi gitu kan ya
jadi, satu contoh
relokasi pabrik baja Shaogang
dari Beijing ke Hebei
ya, kemudian
padahal dulu
Shaogang Group itu salah satu
produsen baja terbesar di China
basisnya tuh di Beijing, terus pindahin ke
Hebei
terus alesannya adalah
Beijing itu dibikin polusi udara
yang super parah
alesannya adalah karena industri berat itu
makanya terus pindahin
pemerintah China waktu tahun
2005 pindahin
pabrik-pabrik yang ada di Beijing ini
pindah ke Hebei, kemudian
pabrik baja baru dibangun di
Chaofeidian di Hebei
deket laut, untuk mempermudah
ekspor
ya, nah
hasilnya apa? Beijing menjadi lebih bersih
terus Hebei mengambil
alih sektor industri berat, seperti itu
kemudian
Beijing diapain?
setelah industri-industri beratnya
dipindah ke Hebei, Beijing
dialihkan menjadi kota teknologi, keuangan
dan pusat pemerintahan kan,
ibu kotanya, mirip dengan Washington
DC, jadi sepertinya
Beijing inilah pola
Jakarta baru, the new Jakarta
walaupun sudah bukan lagi
ibu kota, tapi
fungsi dan strukturnya itu
seperti Beijing sekarang
jadi industri-industri berat
di Jakarta dan sekitarnya, pindahin
semua, dan Jakarta kan
jadi bening tuh, nah ketika jadi
bening, dijadikanlah Jakarta
sebagai the new Jakarta
tapi yang menghuni, para elit
orang lokal ya elit
yang super kaya gitu, sama
orang-orang multinasional, asing
Hebei sendiri kemudian jadi zona
industri baru, dengan populasi
pekerja dari Beijing yang
migrasi, jadi bayangin aja
Bekasi dibikin banjir, dibikin
padang ngebetah, baik orang-orang
yang menghupun pabriknya, lalu
mereka dengan suka rala, mereka migrasi
pindahin kan, jadi kota
sementara, jadi kota mati, lama-lama
bening kan, nah habis itu nanti
dihuni lagi oleh orang-orang yang
beda dengan yang sekarang
orang-orangnya bening-bening juga
super super rich
dan bukan cuma berasal dari lokal
mungkin lokalnya cuma minority aja
banyaknya transnasional
multinasional, asing-asing
kemudian, apa yang terjadi
di Shanghai, kan transformasi juga
dari kota industri ke
pusat keuangan, jadi
industri-industri manufacture di
Shanghai itu dipindah
ke Suzhou dan Kunshan
dan Shanghai yang
dulunya adalah pusat industri manufacture
terbesar di China
itu pindahin
ya, pindahin ke kota-kota satelit
seperti Suzhou, Kunshan, itu
di provinsi Jiangsu
kayak saya pernah ke sana aja
saya pernah ke China, tapi ke beberapa
tempat, tapi ini kan karena belajar
ya, jadi belajar
terus petanya tuh gimana, oh IC
jadi mudeng gitu lah, kalau ngeliat
oh ini kayak
udah benchmark aja gitu, dengan
apa yang dilakukan di China, sekarang
mau dilakukan di Indonesia
di Jawa
nah, kemudian Shanghai menjadi
kota
ke sektor keuangan, teknologi dan
perdagangan global, mungkin nanti tuh kayak
Bandung sama The New
Parahyangan ya, The New Bandung tuh kan
namanya The New Parahyangan
Sumarekon ya, di Bandung
mungkin juga sampai ke Mekarta
mungkin seperti itu tuh, nanti ya
jadi kayak Shanghai baru tuh
atau mungkin juga nanti
siblingnya adalah Surabaya
jadi nanti KCEC-nya tuh pindahin
eh, bukan pindahin, bergerak
dari, udah kan dari
Halim ke Bandung, ke
Tegaluar Sumarekon, kemudian
pindah, di
panjangin lagi ke Surabaya, jadilah
itu tuh nanti kayak kota sibling gitu
yang menjadi pusat keuangan
teknologi dan perdagangan global
jadi, Shanghai itu sekarang
tuh kayak New York, kayak London
nah, mungkin nanti tuh
Bandung Raya, The New
Parahyangan, Sumarekon, sama
sampai ke Surabaya itu kayak gitu
tuh, atau bisa aja nanti
kayak IKN gitu, ya bisa
aja gitu, jadi
kayak lebih ke Bandung Raya
sama The New Parahyangan dan
Surabaya deh, nanti kita lihat ya
mana yang bener, yang jelas kayak gitu lah
gitu, pokoknya Jakarta
dikosongin, Bekasi dikosongin
dibanjirin, akhirnya pada pindah
kemudian kotanya sementara jadi kota mati
lama-lama mati jadi bening
kemudian lama-lama
masuklah penduduk-penduduk baru yang
bening-bening dan wangi-wangi, karena mereka
kaya Raya, gitu tuh
kemudian ada lagi
kampanye Go West, ya
kampanye Go West itu, pemindahan
industri-industri dari pantai timur
ke pedalaman, jadi dulu
tuh kan kota-kota di pesisir timur
itu Guangzhou, Shenzhen
Shanghai, itu kan penuh banget
dengan pabrik-pabrik, terus
ya macem-macem lah, kemudian
karena memang harus dipindah
maka tahun 2010, ya mulai tahun
2010, China mulai kampanye
Go West, jadi yang di pantai timur
pindahin ke pantai barat
dan industri itu
lebih ke pedalaman, ke Chongqing
Chengdu, Xi'an, gitu
ya gitu lah ya, jadi dari pesisir
pesisirnya beralih ke
menjadi sektor jasa, jadi
resort-resort yang super
super kaya, terus jadi kayak
yang Shenzhen
sama Guangzhou nya tuh kayak jadi pusat
teknologi dan inovasi, mirip
Silicon Valley, mungkin
inilah nanti tuh di Sukabumi ya, jadi
bukit-bukit algoritme
tuh, nanti tuh akan jadi pusat teknologi
kayak Shenzhen dan Guangzhou tuh
10-20 tahun lagi anda akan
bisa melihat, tapi anda melihat
aja penonton, bukan yang ada di situ
karena yang ada di situ orang-orang
asing dan aseng
kemudian Chongqing dan Chengdu nya
berkembang sebagai pusat manufaktur dan
logistik baru
kalo wisatawan-wisatawan yang pada mau
bikin industri
atau dagang-perdagangan
tuh kan pasti ke Chengdu
pasti ke Chengdu gitu ya, kan mereka
udah jadi pusat manufaktur dan logistik yang baru
nah, ya ini saya
ngawur aja ya, analoginya
tuh gimana gitu, kayak Bekasi
itu bakalan nantinya tuh
Bekasi itu kan Shanghai
atau Beijing yang dulu gitu, pusat industri
utama, penuh polusi, padat
bikin banjir supaya pindah
kemudian
IKN atau Kalimantan itu akan
bakal jadi HB nya Indonesia
Suzhou nya, Kunshan nya Indonesia
zona industri baru
dengan insentif pajak
190 tahun
HGB nya gitu kan ya
Nah, Jawa
all Jawa ya, nanti bakal
jadi Shanghai
sekarang ini Shanghai itu kayak apa, nanti itu Jawa
jadi kota raksasa Jawa
akan berubah jadi pusat
keuangan, teknologi
kota premium
kawasan premium
jadi
anda tau kan, bahwa sebenernya
yang terjadi tuh, pola yang udah
terjadi di China, akan dibikin
di Jawa
maka jika benar-benar diterapkan
ya akan banjir terus
sampai pabrik-pabrik gak betah
industri-industri gak betah
orang-orang yang gak betah
akhirnya terjadi percepatan dan lokasi
Jawa akan dikosongkan secara bertahap
kalau ini berhasil
dan kemudian Jawanya menjadi kota raksasa
Singapura Raksasa
all Jawa
akan jadi Singapura Raksasa
kota yang super elite
kota raksasa yang super elite
Jawa bakal jadi zona ekonomi
eksklusif-eksklusif
bukan untuk orang lokal
bukan untuk orang beribumi, eksklusif
hanya orang kaya yang bisa masuk
jadi KTP-nya ada tulisan
kaya, nah itu baru masuk ke Jawa
yang tidak ada tulisan kaya
silahkan keluar Jawa
industri dipindahkan secara
bertahap keluar Jawa
rakyat kecil akan dipaksa pindah
keluar-keluar Jawa dengan cara halus maupun kasar
halus ya, monggo silahkan
pindah, kalau yang kasar ya dibanjirin aja
rumahnya, pabriknya
kantornya gitu kan
jadi ini kaya semacam ya
tadi saya sebut tipis-tipis ya
soft force migration
ini adalah
domennya geopolitik ya
soft force migration
strategi memindahkan populasi dan industri
secara halus
tanpa paksaan langsung
seakan-akan organik, caranya
ciptakan kondisi yang bikin mereka
ingin pindah sendiri
jadi gimana caranya tuh
banjir dibikin terus memburuk
mulai yang 30 cm
sampai 3 meter gitu kan
infrastruktur yang ada, jalan-jalan
segala macam yang gak diperbaiki
kemudian perusahaan-perusahaan yang ada
mulai mempertimbangkan untuk pindah keluar
Jawa, terus
pemerintah juga abai dengan keadaan
yang terjadi, malah sibuk
membangun industri di luar Jawa
sehingga yaudah
masyarakat ngepunya pilihan lain, pabrik-pabrik
ngepunya pilihan, ya pindahlah kemudian
eksodus lah keluar pulau Jawa
sekarang siapa yang diuntungkan
jika industri di Jawa ini
benar-benar pindah, siapa sih yang paling diuntungkan
ya siapa lagi kalau bukan
global power dan investor
asing-asing kan, setelah
asing-asing tuh Amerika Serikat
dan sekutunya dan asing
ya tau sendiri, China dan
sekutunya gitu kan ya, ya itulah
yang diuntungkan, industri pindah
lalu kan, tanah Jawa
jadi tanah bening kan itu tadi ya
tanah Jawa yang bening
bisa dibeli murah, lalu dikembangkan
untuk kepentingan lain, lalu berubah
pelan-pelan dalam 10 sampai 20 tahun
jadi kawasan ekonomi eksklusif
untuk kalangan super rich
kalangan atas, terus
pemerintah dan IKN diuntungkan gak?
ya, iya, karena kan dengan
pemaksaan seperti itu, akhirnya
orang-orang kan mau gak mau
pindah kan ke IKN, ya pekerja
pekerja industri,
karyawan, ya pindah aja karena kantor-kantor
mereka, pindah juga ke IKN
dan sekitarnya, jadilah
kemudian Jawa berubah
jadi Singapura raksasa
penduduknya multinasional
dan orang lokal yang
yang
kaya raya, sementara
perusahaan-perusahaan multinasional
dapet insentif besar
fasilitas baru di luar Jawa
Jawa gak lagi jadi pusat manufaktur
semua industrinya pindah, ya kayak
kejadian di beberapa industri kan
juga udah pada bangkrut begitu kan
disengajakan, tapi kemudian
Jawa ini jadi Singapura raksasa
jadi pusat bisnisnya kelas atas
jadi singkatnya
Bekasi ini adalah
awal dari proyek yang lebih
besar untuk mengusungkan Jawa
dan mengalihkan industri ke
luar pulau Jawa
prediksi masa depannya gimana?
ya, seperti yang tadi udah saya
ulang-ulang, Jawa akan jadi
zona ekonomi elit, ya
zona urban premium
hanya untuk kelas atas dan
investor asing, jadi
pusat keuangan dan teknologi seperti
Singapura atau Silicon Valley
rakyat biasa, rakyat jelata
gak bisa lagi tinggal di Jawa
jadi mereka harus pindah dengan alasan
ekonomi dan lingkungan, jadi transmigran
semuanya, tapi transmigran yang
dilakukan super terpaksa
dan ya
akhirnya mengemusuk arela, gitu
jadi apa yang bisa kita lakukan
sekarang, ini saudara-saudara
sebangsa dan setanah air, sahabat dr. Tiefas
semuanya, pertama
anda, kita harus sadari pola ini
ini bukan sekedar banjir biasa
ini bagian dari grand design
skenario besar, sebarkan
informasi, bantu lebih banyak
orang untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi
kemudian tuntut
pemerintah untuk transparam
terhadap apa sesungguhnya yang terjadi
jangan biarkan relokasi industri
hanya menguntungkan segelintir elit
dan mengorbankan rakyat dan jelata
lalu apa yang bisa kita lakukan
ya, maka jika
skenario yang saya sampaikan ini
hipotesis ini itu benar, maka
ya kita mesti siap-siap, coba
kita meneliti lebih lanjut, siapa sih
pemain utama dibalik pembinaan industri dan
pengosongan Jawa ini, kemudian amati
sama-sama trend investasi di Jawa
versus di luar Jawa
kemudian awasi perubahan kebijakan
yang mendukung eksodus industri
nah
berarti kan
sepertinya sesuai dengan apa yang
saya sampaikan panjang lebar tadi
kayaknya enggak ya, kalau kebetulan ya
kayak kita tuh
sedang menyiasikan sebuah skenario
rekayasa demografi terbesar
di Indonesia
pulau Jawa, nah mesti siap-siap
mungkin gak akan sama lagi dalam 10-20
tahun ke depan
nah, apakah kita, Anda, saya
semuanya, kalian
siap menghadapi masa depan ini, bagaimana
dari apa yang saya jelaskan
dapat pencerahan banyak gak
tulis komentar, paling keren
dan paling cerdas Anda ya
sebarikan video ini, bangkitkan kesadaran
jangan lupa like, share, subscribe
untuk lebih banyak analisis seperti ini
dari Dr. Tiffa pada video-video
selanjutnya
insyaallah, sampai jumpa di video
berikutnya, wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh, salam
kebenaran