Pentagon Berkomitmen Bubarkan Institut Konfusius

NTD Indonesia
799 pengikut
Menteri Perang AS himbau insitusi pendidikan di AS waspada atas ancaman PKC lewat program pertukaran budaya dengan nama samaran.
Baca artikel selengkapnya di: https://ntdindonesia.com/
NTD Indonesia di Ganjing World ☛ https://ganjing.b3355.xyz/s/NK2eJa2ngq
NTD Indonesia di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ NTD Indonesia di Instagram ☛ https://www.instagram.com/ntdindonesian/
NTD Indonesia di Threads ☛ https://www.threads.com/ntdindonesian/
NTD Indonesia di X ☛ https://www.X.com/ntdindonesian/
#InstitutKonfusius #PertukaranBudaya #PropagandaChina #IntegritasAkademik #PropertiIntelektualAS
Dibuat oleh AI·Mungkin mengandung kesalahan
Menteri Perang AS Pete Hegseth menyatakan bahwa Pentagon telah
membubarkan 80 organisasi yang terhubung dengan Institut Konfusius
di 30 universitas di AS.
Ia menuding kelompok-kelompok berkedok nama baru
ini disokong PKC untuk mencuri properti intelektual
AS dan mempengaruhi pelajar agar menentang negaranya sendiri.
Program pertukaran budaya berbau propaganda ini didukung
pemerintah China dan telah menyusup ke perguruan tinggi
di hampir setiap negara bagian AS.
Untungnya, beberapa tahun lalu Institut Konfusius ini telah dilarang,
tapi mereka kembali menyamar menggunakan bentuk dan nama berbeda,
seperti halnya DEI.
Ia menghimbau perguruan tinggi
di AS untuk waspada akan ancaman tersebut.
Setelah DPR AS melarang Institut Konfusius, 80 lembaga propaganda
baru bermunculan di 30 universitas dengan nama dan konsep berbeda.
Namun semuanya mengusung misi anti-Amerika yang sama.
Menurut National Association of Scholars, PKC telah mensponsori
Institut Konfusius di banyak sekolah di seluruh dunia.
Mereka memfasilitasi tenaga pengajar, buku teks, dan pendanaan.
Dari pengamatan ditemukan bahwa Institut Konfusius merusak
integritas akademik dan mempromosikan budaya sensor.
