EksklusifAnak Berbakti Dihadang Pisau, Bagaimana Nasibnya?【🌙 BulanTertidur】

"Petik Murbei Beda Wadah" adalah cerita pemuda Cai Shun, anak berbakti dari Dinasti Han, tercatat dalam Dua Puluh Empat Teladan Bakti. Berasal dari "Kumpulan Lengkap Puisi Bergambar tentang Dua Puluh Empat Teladan Bakti".
Cai Shun, warga asli Runan (sekarang provinsi Henan) masa Dinasti Han, sejak kecil kehilangan ayahnya, dia sangat berbakti kepada ibunya. Saat itu bertepatan dengan masa kacau pemberontakan Wang Mang, kemudian terjadi wabah kelaparan, kayu bakar dan beras sangat mahal, Cai Shun dan ibunya terpaksa bertahan hidup dengan buah murbei. Suatu hari, dia bertemu dengan Pasukan Alis Merah. Seorang prajurit dari pasukan pemberontak bertanya, "Mengapa kamu memisahkan buah murbei merah dan buah murbei hitam, memasukkannya menjadi dua keranjang?" Cai Shun menjawab, "Buah murbei hitam untuk ibu saya yang sudah tua, dan buah murbei merah untuk saya sendiri". Pasukan Alis Merah terharu oleh baktinya, memberinya beras dan seekor sapi untuk dibawa pulang dan dipersembahkan kepada ibunya sebagai rasa hormat.
🍄 Siau Shu Bao: Cerita kami bukan sekadar cerita, tetapi mengajak adik-adik mengasah imajinasi, melatih nalar, menumbuhkan logika, serta rasa saling peduli.
Yuk, ajak anak bertumbuh melalui cerita!
#taskecil #ganjingkids #indonesiaku #ceritasebelumtidur #ceritaanak #karaktermoral #edukasi #parenting #kids #imaginasi #bedtime #stories #dongeng #dongengsebelumtidur
