Janganlah berbuat dosa, selaku manusia hendaklah kita jaga perilaku kita, karena Tuhan ada dimana-mana sedang mengamati kita.
Saat kita merasa tidak ada siapapun di sekeliling kita, dan tidak ada yang mengawasi dan melihat perbuatan kita. Kita harus ingat, bahwa ada Tuhan yang selalu mengawasi perbuatan kita.
Segala perbuatan, sekecil apapun, tidak ada yang lolos dari penglihatan Tuhan yang Maha Kuasa.
Sering kali ketika kita berhadapan dengan tantangan hidup, kita menjadi lupa, bahwa ada Sang Pencipta di samping kita, lupa untuk mengucapkan sebaris doa, dan memilih jalan dosa.
Dan ketika hati nurani ini tenggelam, hilang karena tersesat arah tujuannya, kita pun terseret oleh gelimang duniawi dan dosa. Saat penderitaan menjemput, barulah kita mulai bertanya dan mengeluh.
Ingatlah Kuasa Tuhan selalu hadir di setiap ruang dan waktu. Bagi mereka pengikut sejati, senantiasa sadar bahwa Tuhan ada dalam diri; Tuhan ada dalam hati; Tuhan ada di mana-mana.
Dalam pahit getir hidup ini dan suka cita yang tertinggi, tetaplah ingat bahwa Kuasa Tuhan selalu hadir di mana pun; dalam darah, dalam hati, dalam diri kita.
Stock footage provided by Videvo, downloaded from www.videvo.net
Suatu ketika, ada sebuah kuil tua dengan sekolah di dalamnya.
Banyak remaja yang belajar di kuil tersebut dengan guru mereka yang bijaksana.
Suatu hari, Sang Guru memutuskan untuk menguji murid-muridnya.
Ia berkata,
Murid-muridku yang terkasih,
Seperti yang kalian lihat, saya semakin tua.
Saya tidak dapat memenuhi kebutuhan kuil seperti dulu.
Kita membutuhkan uang untuk menjalankan sekolah di kuil ini.
Dan, saya hanya bisa memikirkan satu cara untuk dapat membuat sekolah kita tidak tutup.
Para murid mendengarkan kata-kata gurunya dengan penuh tandatanya.
Sang Guru melanjutkan,
Seperti yang kalian semua tahu,
Kota di dekat kita penuh dengan orang-orang kaya.
Saya ingin kalian semua pergi ke kota,
Mengikuti orang-orang kaya itu,
Sampai mereka tiba di tempat yang sepi.
Saat mereka lengah serta tidak ada yang melihat,
Benar-benar tidak ada yang melihat,
Saya ingin kalian diam-diam mencuri uang mereka.
Jika kalian semua bisa melakukan ini,
Maka kita bisa memiliki cukup uang untuk menjaga sekolah kita tetap berjalan.
Para murid merasa bingung dan tidak percaya.
Salah seorang murid berkata,
Tapi Guru, Anda telah mengajarkan kami untuk tidak mencuri.
Bahwa mencuri itu salah.
Guru menjawab,
Ya, memang saya mengajarkan demikian.
Namun mencuri itu akan salah jika ada yang melihat.
Jika tidak ada siapapun yang melihat,
Itu boleh saja.
Karena itu saya perintahkan kalian untuk mencuri,
Hanya saat tidak ada yang melihat.
Benar-benar tidak ada yang melihat.
Bagaimana? Kalian mengerti?
Para murid saling menatap satu sama lain dengan bingung.
Namun mereka menjawab,
Baik Guru, kami mengerti.
Guru berkata,
Bagus, sekarang kalian pergi.
Dan ingat,
Hanya mencuri saat tidak ada yang melihat.
Satu demi satu para murid mulai berjalan pergi keluar dari kelas.
Ketika tampaknya semua murid sudah pergi,
Sang Guru melihat bahwa ternyata ada satu murid yang duduk diam di pojok ruangan.
Guru bertanya,
Kenapa kamu tidak pergi bersama teman-temanmu?
Kamu tidak ingin membantu sekolah kita?
Murid tersebut menjawab,
Saya mau Guru, tapi yang Guru suruh lakukan itu tidak mungkin.
Guru bertanya lagi,
Mengapa tidak mungkin?
Murid itu menjawab,
Guru meminta kami mencuri saat tidak ada yang melihat.
Itu tidak mungkin dilakukan.
Bahkan ketika tidak ada siapapun di sekitar kita,
Ada Tuhan yang selalu melihat kita.
Tidak ada satupun perbuatan yang luput dari pengawasan Tuhan.
Jadi tidak mungkin kita bisa melakukan sesuatu tanpa ada yang melihat.
Sang Guru tersenyum lalu berkata,
Bagus sekali.
Memang ini yang ingin saya ajarkan kepada kalian.
Namun tampaknya hanya kamu satu-satunya yang paham.
Kemudian Guru meminta murid tersebut untuk pergi mengejar teman-temannya
dan meminta mereka untuk kembali ke kuil.
Ternyata teman-temannya sedang berkumpul di luar kuil.
Mereka gugup memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Ketika mereka kembali, Guru menjelaskan maksudnya kepada mereka.
Mereka semua mengerti pelajaran yang ingin diberikan.
Bahkan ketika Anda merasa tidak ada siapapun yang melihat,
Ingatlah, ada Tuhan yang selalu melihat kita.
Tidak ada satupun perbuatan kita,
sekecil apapun yang bisa lolos dari penglihatannya.