Xi Jinping: Membentuk Keseimbangan Strategis Baru dengan Korut & Rusia

NTD Indonesia
799 pengikut
Kunjungan Xi Jinping ke Korea Utara di tengah penguatan nuklir Korut dan aliansi Rusia memperkuat dinamika perang dingin baru di Asia.
Baca artikel selengkapnya di: https://ntdindonesia.com/
NTD Indonesia di Ganjing World ☛ https://ganjing.b3355.xyz/s/NK2eJa2ngq
NTD Indonesia di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ NTD Indonesia di Instagram ☛ https://www.instagram.com/ntdindonesian/
NTD Indonesia di Threads ☛ https://www.threads.com/ntdindonesian/
NTD Indonesia di X ☛ https://www.X.com/ntdindonesian/
Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/
#vladimirputin #kimjongun #xijinping #senjatanuklir #perangdingin #partaikomunischina #militerchina #militerrusia #perangukraina
Dibuat oleh AI·Mungkin mengandung kesalahan
Pemimpin China Xi Jinping berada di Pyongyang untuk kunjungan ke negara Ando Hari yang pertama dalam tujuh tahun
Dibandingkan dengan kunjungan terakhirnya tahun 2019, Korea Utara menyebut Xi dengan lebih agresif
Hanya sehari sebelum kedatangannya, saudari Kim Jong-un mengumumkan program senjata nuklir KORUT sama sekali tidak terbuka untuk negosiasi
KORUT menambahkan program senjata nuklir dalam konstitusinya tahun 2023
dan Kim Jong-un menyatakan status nuklir negara itu tidak dapat diubah
Hari Senin Presiden Korsel secara terbuka menyatakan mereka tetap teguh pada denuklirisasi total
Sementara Jepang berkata mereka mengamati pembicaraan antara Xi dan Kim, termasuk soal nuklir
Walau Beijing menegaskan keinginannya pada semenanjung Korea yang bebas nuklir, Xi tetap menekankan dukungan pada Kim yang tidak berubah
Ini membuat para ahli mempertanyakan apakah Xi telah menerima KORUT sebagai negara bersenjata nuklir
Di hari kedatangannya, Xi menerbitkan artikel di media negara KORUT yang menyirukan kerjasama strategis untuk kebangkitan militer dan hegemoni
Malam harinya, Xi dan Kim bertemu di mana Xi mengusulkan pertukaran militer dan kontak masyarakat yang lebih luas
setelah pembukaan lintas perbatasan
Pembicaraan ini terjadi saat KORUT semakin dekat dengan Rusia
di mana kedua negara telah menadatangani klausul pertahanan bersama
Kim bahkan telah mengirim pasukan untuk membantu perang Rusia di Ukraina
bersama pengiriman senjata dalam jumlah besar
Sebagai balasannya, Vladimir Putin menyediakan teknologi militer canggih bagi Korea Utara
Pertanyaan yang menjadi sorotan dalam kunjungan Xi ke KORUT ini adalah apakah China sedang berusaha mendekati kemitraan Rusia KORUT
Bulan lalu, Xi menjemput Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing mempromosikan visinya tentang tatanan dunia multipolar
Beberapa analis berpendapat bahwa kunjungannya adalah tanda jelas dinamika perang dingin baru di Asia Timur Laut
Dengan Rusia dan KORUT yang memperkuat hubungan mereka, kunjungan dipandang sebagai upaya memberi jaminan ekonomi dan keamanan pada KORUT
sekaligus membentuk keseimbangan strategis baru yang berpusat di Beijing
