Langkah Ekstrem Xi Jinping Jelang 2027: Bersihkan Partai, Amankan Jabatan Ke-4?

NTD Indonesia
802 pengikut
Partai Komunis China memecat rekor 33 pejabat guna memperkuat kekuasaan dan kesetiaan pada Xi Jinping. Pembersihan ini menjadi landasan menuju Kongres Partai 2027 untuk masa jabatan keempat Xi.
Baca artikel selengkapnya di: https://ntdindonesia.com/
NTD Indonesia di Ganjing World ☛ https://ganjing.b3355.xyz/s/NK2eJa2ngq
NTD Indonesia di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ NTD Indonesia di Instagram ☛ https://www.instagram.com/ntdindonesian/
NTD Indonesia di Threads ☛ https://www.threads.com/ntdindonesian/
NTD Indonesia di X ☛ https://www.X.com/ntdindonesian/
#partaikomunischina #xijinping #pembersihanpolitik #politicalpurge #komunisme #presidenchina #presidenseumurhidup #diktator #maozedong
Dibuat oleh AI·Mungkin mengandung kesalahan
Partai Komunis China telah menutup pertemuan besar kami selalu,
mengukuhkan pemecatan 33 pejabat dalam aksi pembersihan rekor.
Ini memunculkan pertanyaan apa langkah Xi Jinping
selanjutnya untuk memperkuat kekuasaannya.
Hanya 279 dari 376 anggota Komite Pusat
yang terpilih pada 2022 yang hadir.
Itu berarti, tingkat ketidakhadiran mencapai 25,8 persen.
5 dari 7 anggota Komisi Militer Pusat China kini telah dipecat.
Diantaranya adalah mantan Wakil Ketua Chang
Yuxia dan mantan Menteri Pertahanan Li Sangfu.
Partai juga mengangkat pejabat disiplin Chang Semin ke Biro
Politik menandakan semakin pentingnya pengawasan internal.
Ini telah mengirimkan pesan jelas,
prioritaskanlah kesetiaan pada pemimpin partai.
Para analis mengatakan Xi menuntut kesetiaan politik yang lebih besar,
disiplin lebih ketat, dan pelaksanaan kebijakannya dengan lebih tegas.
Sementara, partai bersumpah akan
mengawasi lebih ketat sektor teknologi.
termasuk kripto, reksadana lintas batas, dan teknologi blockchain.
Pertemuan itu kini menjadi landasan bagi
Kongres Partai China ke-21 pada 2027 mendatang.
Xi diperkirakan akan mencalonkan diri untuk masa
jabatan ke-4 yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Para analis berkata ambisinya melampaui
sekedar mengamankan masa jabatan berikutnya,
tetapi juga memastikan pemimpin China
di masa depan tetap sejalan dengan visi politiknya.
