Harta benda, nama, ketenaran, atau apa pun yang kita miliki saat ini, hanyalah bersifat sementara. Bahkan tubuh kita sendiri, pada akhirnya juga harus kita tinggalkan. Jadi, kita tidak boleh sombong atas apapun yang kita miliki.
Jangan terikat pada apapun yang ada di dunia ini. Apapun benda materi yang kita kejar seumur hidup, cepat atau lambat, pada akhirnya juga harus kita tinggalkan.
Pertanyaan orang bijak untuk raja yang arogan.
Suatu ketika, hiduplah seorang raja yang sangat sombong.
Dia merasa sangat bangga telah menjadi seorang raja.
Begitu bangganya hingga menjadi sombong.
Suatu hari, ada seorang bijak yang sedang melewati kerajaan.
Mendengar cerita tentang kesombongan sang raja,
dia berpikir untuk memberinya sedikit pelajaran tentang kehidupan.
Orang bijak ini pun mulai berjalan menuju istana
dan meminta izin untuk bertemu sang raja.
Namun diam-diam, dia berjalan mengikuti penjaga yang akan melapor pada raja.
Sesampainya di ruangan raja, baik raja maupun penjaga terkejut
karena orang bijak ini bisa ikut masuk ke dalam ruangan raja tanpa izin.
Raja pun menjadi marah.
Berlaku macam apa ini?
Bagaimana boleh kamu masuk ke sini tanpa izin?
Orang bijak dengan sopan menjawab.
Saya ingin menginap di penginapan ini malam ini.
Kurang ajar kamu.
Ini adalah istana kerajaan saya.
Ini bukan penginapan.
Pergi ke tempat lain sana.
Sabar, paduka.
Mengapa anda harus marah-marah?
Memangnya ini kerajaan milik siapa?
Tentu saja kerajaan ini milik saya.
Oh, benarkah kerajaan ini milik anda, paduka?
Tentu saja milik saya.
Memangnya milik siapa lagi?
Baiklah, paduka.
Sebelum menjadi milik paduka,
beberapa puluh tahun lalu kerajaan ini milik siapa?
Ini milik ayah saya.
Dan sebelumnya lagi, kerajaan ini milik siapa?
Milik kakek saya.
Dan beberapa puluh tahun ke depan,
siapa yang akan menjadi pemilik kerajaan ini?
Tentu saja putra saya.
Apa maksudmu menanyakan semua ini?
Orang bijak itu pun tersenyum, lalu berkata.
Oh, paduka,
sama seperti orang-orang yang datang ke penginapan
dan hanya tinggal beberapa waktu,
kemudian buru-buru pergi kembali
ke rumah sesungguhnya tempat dia berasal.
Kerajaan ini dulunya adalah milik kakek anda
untuk sementara waktu,
lalu kemudian menjadi milik ayah anda
untuk sementara waktu,
dan sekarang kerajaan ini menjadi milik paduka raja.
Namun itu pun hanya untuk sementara waktu,
dan ke depan cepat atau lambat,
pasti kerajaan ini akan menjadi milik orang lain.
Jadi, mengapa harus sombong
dengan hal-hal sementara semacam ini?
Raja akhirnya terdiam
dan memaham makna mendalam yang tersembunyi
di balik kata-kata orang bijak tersebut.
Dia mulai paham bahwa apa yang dia miliki saat ini
semuanya hanyalah bersifat sementara,
dan sejak itu dia tidak lagi menjadi raja yang sombong.
Harta benda, nama, ketenaran,
atau apapun yang kita miliki saat ini
hanyalah bersifat sementara.
Bahkan tubuh kita sendiri
pada akhirnya juga harus kita tinggalkan.
Jadi, kita tidak boleh sombong atas apapun yang kita miliki.
Jangan terikat pada apapun yang ada di dunia ini.
Apapun benda materi yang kita kejar seumur hidup,
cepat atau lambat,
pada akhirnya juga harus kita tinggalkan.